Rondeaktual.com – Iri dan dengki ada di mana-mana. Pelatih Pirih Boxing Camp Surabaya, Sertu TNI AL Joa Lopez harus menahan diri ketika datang tuduhan bahwa ia telah menerima uang berjuta-juta. Dari siapa tidak dijelaskan.
“Saya seperti tidak ada harganya ketika mantan petinju menuding saya terima uang berjuta-juta. Itu bohong besar. Fitnah,” sanggah pelatih kepala Sasana Tinju Amatir Pirih Surabaya, Joa Lopez.
Joa Lopez membantah keras tudingan dari mantan petinju tentang uang. “Saya tidak pernah terima uang berjuta-juta. Uang dari siapa dan untuk apa. Mereka iri dan dengki. Mereka pikir gampang menjadi pelatih. Kalau bukan dari hati tidak mungkin. Pelatih lebih banyak mengeluarkan uang daripada uang masuk. Ini pasti,” tegas Joa Lopez.
Baca Juga
Advertisement
Lopez mengatakan, coba tanyakan kepada pelatih lain, apakah dia pernah menerima uang berjuta-juta? “Kalau pelatih yang keluar uang ya. Kami pelatih daerah merasa puas dan bangga jika berhasil mengantar atlet sampai juara. Seorang pelatih bertahan selama bertahun-tahun, itu lantaran panggilan. Kalau hitung-hitungan uang, sedikit-sedikit uang, dia tidak akan pernah menjadi pelatih sejati,” ujar Lopez, mantan petinju pro dari Pirih Boxing Camp Surabaya.
Sasana Pirih, seperti disampaikan Joa Lopez, tidak mau tenggelam. “Sepahit apa pun, sasana ini harus hidup. Saya tidak ingin melupakan jasa mendiang Bapak Eddy Pirih [pendiri sasana]. Lantaran beliau saya bisa menjadi petinju termasuk bisa menjadi tentara.”
Joa Lopez terus bekerja mencetak petinju. Pada pertandingan di Gelora Pancasila Surabaya, Pirih Boxing Camp mengumpulkan enam medali emas, satu perak, dan enam perunggu.
Baca Juga
Advertisement
Dilirik Promotor Jakarta
Joa Lopez tidak menutup kemungkinan petinju yang dilatihnya terjun ke tinju pro atau pindah ke daerah lain. Porprov Jatim sudah dekat.
“Promotor dari Jakarta minta petinju saya untuk masuk tinju pro. Daerah lain minta untuk tujuan Porprov. Bagi saya, terima kasih sudah dipercaya. Saya orangnya terbuka. Silakan datang ambil, asal memenuhi ketentuan yang berlaku. Tidak main ambil.” *
Baca Juga
Advertisement