Rondeaktual.com – Bernad Lahindo, orangtua petinju Indonesia, Joshua Lahindo yang memenangkan pertandingan pertamanya di Kejuaraan Asia, Selasa, 7 Juli 2026, menanggapi kemenangan putra pertamanya.
“Saya memang tidak dapat melihat, tetapi saya mendengar semangat Joshua Lahindo yang luar biasa,” kata Bernard Lahindo, menanggapi kemenangan putranya. Bernard mengalami kebutaan total sejak beberapa tahun terakhir. Berobat ke mana-mana tidak bisa sembuh.
Joshua Lahindo tampil sepanjang tiga ronde kelas ringan melawan Nawaf Ghazwani dari Arab Saudi untuk meraih kemenangan angka 5-0, dalam Kejuaraan Asia U-19 dan U-23 di Gedung Basket GBK Senayan, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026.
Baca Juga
Advertisement
“Saya memang tidak dapat melihat. Saya mengalami kebutaan total, tetapi masih punya filing yang bagus untuk tinju. Jadi waktu Joshua main, saya percaya dia juga percaya kalau dia bisa menang.”
Ketika masih bisa melihat, Bernard Lahindo mengawasi latihan kedua putranya, Joshua Lahindo [kiri] dan Owen Lahindo.
Ketika Rondeaktual.com bertanya, bagaimana cara mengikuti jalannya pertandingan Joshua Lahindo melawan Nawaf Ghazwani, Bernard menjawab: “Ada Corry [istri Bernard] di samping saya. Waktu main ronde pertama, saya tanya Corry, bagaimana tipe lawannya dan tinggi lawannya, Corry bilang lawannya menyerang dan tinggi sama. Di situ saya percaya kalau Joshua Lahindo bisa menang, kebetulan dia bertanding tuan rumah, yang membuat semangatnya luar biasa.”
Baca Juga
Advertisement
Bernard mengatakan akan terus didampingi Corry Sitompul untuk mendukung Joshua Lahindo pada pertandingan berikut di Gedung Basket Senayan.
“Saya dengar Joshua naik ring lagi melawan petinju Singapura pada hari Jumat. Mari kita mendoakan untuk kemenangan Joshua,” katanya. *
Baca Juga
Advertisement