Tomi Seran dikenai Wajib Lapor: Korban Meninggal dan Patah Tulang

WhatsApp Image 2026 06 27 at 9.04.09 AM

Rondeaktual.com – Mantan juara WBO Asia Tomi Seran (Jawa Tumur) dikenai wajib lapor setiap hari Senin ke Polresta Sidoarjo.

Tomi Seran ditahan di Polresta Sidoarjo pada Jumat pagi, 26 Juni 2026. Dia ditahan setelah terjadi tabrakan yang mengakibatkan satu korban meninggal dan satu patah tulang.

Menurut cerita Ketua API Jawa Timur, Nouke Norimarna, pada saat kejadian Tomi sedang memarkirkan mobilnya di pinggir jalan untuk tujuan makan.

Advertisement

Mobil itu dibeli oleh Tomi Seran dari hasil keringat bertinju di luar negeri. Tomi Seran dan keluarga sehari-hari hidup dari uang sewa mobil. Dia sendiri yang merentalkan mobilnya supaya bisa bertahan untuk hidup.

Tiba-tiba mobil yang parkir ditabrak dari belakang oleh pengendara sepeda motor. Korban meninggal dunia di tempat dan seorang yang duduk di belakang patah tangan sekarang di rawat di rumah sakit Siti Khodijah Sepanjang, Sidoarjo.

Korban meninggal adalah yang menabrak dan yang menumpang dibonceng patah tulang.

Advertisement

Menurut Noeke Norimarma, penabrak dan yang dibonceng pelajar SMP.

Setelah kejadian, Tomi Seran ditahan. “Meski mobil Tomi yang ditabrak, tetapi mobil itu berada di area bukan tempat parkir,” kata Nouke Norimarna, 64 tahun, mantan petinju Surabaya.

Polresta Sidoarjo mengeluarkan Tomi Seran, setelah Ketua API Jatim Nouke Norimarna menandatangani surat perjanjian penangguhan penahanan.

Advertisement

Nouke Norimarna menandatangi surat penangguhan penahanan di kantor polisi pada hari Jumat kemarin pukul 17.17 WIB.

“Kemarin saya hampir seharian mengurus kasus tersebut. Kasihan. Ketua API Jatim, yaitu saya sendiri, sebagai penjamin sehingga Tomi Seran bisa pulang ke rumah,” kata Nouke Norimarna, pria tinggi besar asal Maluku dan menetap di Manukan Indah, Tandes, Surabaya.

Penyerahan Tomi Seran dalam keadaan sehat dan baik tidak kurang apa pun, disaksikan oleh dua orang penyidik Polresta Sidoarjo.

Advertisement

Tomi Seran dan Nouke Norimarma akan menyambangi rumah sakit. Menyemangati korban patah tangan. Kemudian menyambangi rumah duka.

Tomi Seran dan Nouke Norimarna menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalam atas musibah ini. Kepada keluarga yang ditinggal kiranya tabah dan kuat menghadapi cobaan.

“Kami sangat sedih. Tidak ada yang menginginkan musibah datang,” katanya.

Advertisement