Rondeaktual.com – Ketua Pertina Kota Surabaya, Ferlix Prasetya merasa bangga atas keikutsertaan petinju SEA Games dan petinju PON dalam menghadapi Piala Wali Kota Surabaya.
Pertandingan hari pertama akan dimulai Jumat pagi [26 Juni] pukul 10.00 dan diteruskan sampai final hari Minggu [28 Juni]. Semua pertandingan dipusatkan di Gelora Pancasila, Jalan Indragiri, Surabaya.
“Ini bagus, kehadiran petinju SEA Games dan petinju PON akan meningkatkan persaingan. Tidak perlu gentar saat menghadapi mereka, atau menghadapi siapa saja. Kalau datang tidak siap, jangan harap bisa memenangkan pertandingan,” kata Ferlix Prasetya.
Advertisement
Tinju, kata Ferlix, bagaimanapun tinggi prestasinya sangat ditentukan dari persiapan. Tidak ada yang tidak bisa dikalahkan. Petinju besar seperti Muhammad Ali, Mike Tyson, Evander Holyfield, kata Ferlix, pernah kalah.
Piala Wali Kota Surabaya diikuti 215 petinju. “Pesertanya sangat luar biasa. Datang dari berbagai provinsi, yang menjadikan Piala Wali Kota Surabaya tahun ini menjadi event nasional.”
Ferlix mengaku masih baru dalam olahraga ini. “Saya orang baru di sini. Sebagai orang baru, saya ingin meninggalkan karya untuk kemajuan tinju amatir. Event ini sangat baik untuk menguji keberanian. Saya sampaikan selamat bertanding dan jadilah juara yang dibanggakan,” pesannya.
Baca Juga
Advertisement
Hari ini menandingkan sebanyak 38 partai, yang dibuka kelas terbang yunior putra Juansen Nggebu [Pusura Surabaya] melawan Darius Batuwael [Bekasi]. Pertandingan terakhir hari ini untuk kelas menengah ringan dewasa putraVicky Mubarok [Pirih Surabaya] melawan Raihan Alamsyah [Depok].
Mantan juara dunia IBF Ellyas Pical [kiri] bersama petinju tuan rumah Nelson Matulessy.
Nelson Matulessy, Andalan Tuan Rumah
Selama tiga hari, ada pertandingan pra sekolah, pra yunior, yunior, remaja, dan dewasa. Bagi petinju yang akan bertanding, harus menjalani penimbangan dan periksa kesehatan, yang dimulai pukul tujuh pagi.
Baca Juga
Advertisement
Piala Wali Kota Surabaya diikuti sejumlah petinju yang sudah punya pengalaman panjang seperti; Wara Letda Alfianita Manopo, Michael Manopo, Dio Koebanu, Alfino Nanlohy, Reka Kasibulan, Melania Langobiri, Gity Tatonton, Ayu Pramustika, Yuliana Pudi, dan masih banyak yang lainnya.
Tuan rumah Surabaya mengandalkan salah satunya adalah kelas 48 kilogram Nelson Matulessy. Nelson adalah putra mantan juara IBF Intercontinental kelas bantam yunior Ricky Matulessy dari Pirih Surabaya. *
Baca Juga
Advertisement