Rondeaktual.com – Pemegang medali perunggu kelas ringan putri Asian Games XVIII/2018 Jakarta, Letnan Dua [K] Huswatun Hasanah dan kawan-kawan akan menjalani latihan di Vietnam.
Asian Games XX akan diselenggarakan di wilayah Aichi dan Kota Nagoya, Jepang. Pesta olahraga multicabang terbesar Asia ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 19 September hingga tanggal 4 Oktober 2026.
“Pelatnas [pemusatan latihan nasional] sudah berjalan di Parung [HS Boxing Camp, Desa Parigi Mekar] yang diikuti oleh petinju kelas ringan putri Huswatun Hasanah [DKI Jakarta], Gill Mandagie [DKI Jakarta], dan kelas berat ringan putra Maikel Muskita [Jawa Barat], juga beberapa petinju muda [U-19 dan U-23],” kata Sekjen Perbati, Hengky Silatang di Jakarta, di tengah rapat pagi di Senayan, Senin, 8 Juni. “Besok siang, semua petinju Pelatnas Asian Games akan berangkat ke Vietnam. Mereka didampingi dua pelatih [Kamanit Nareerakx, Thailand dan Matius Mandiangan, Indonesia]. TC di Vietnam bisa berlangsung selama dua minggu,” katanya.
Baca Juga
Advertisement
Nabila Maharani, Lampung.
Kamanit Nareerakx [kiri] dan Matius Mandiangan.
Timnas Asian Games 2026
- Huswatun Hasanah, putri kelas ringan, DKI Jakarta.
- Maikel Muskita, putra kelas berat ringan, Jawa Barat.
- Gill Mandagie, putra kelas ringan DKI Jakarta.
- Nabila Maharani, putri kelas bulu, Lampung. Nabila sedang menjalani proses masuk polisi dan akan bergabung dengan Tim Pelatnas Asian Games.
- Asriudin Tapalaola, putra kelas bulu, DKI Jakarta. Asriudin sedang menjalani proses masuk polisi dan akan bergabung dengan Tim Pelatnas Asian Games.
- Kamanit Nareerakx, pelatih.
- Matius Mandiangan, pelatih.
Selain Huswatun, Maikel Muskita, Gill Mandagie ke Vietnam, juga terdapat petinju muda U-19 dan U-23 seperti; Mars de Volta [DKI Jakarta], Pangeran Langi [Bali], Laskar Putra [DKI Jakarta], Viktor Wangkang [Sulawesi Utara].
“Khusus untuk petinju muda U-19 dan U-23, semua biaya keberangkatan dan biaya TC adalah tanggungan Ketua Umum Perbati. Perhatian Pak Zulham Ray sangat besar untuk kebaikan dan kemajuan tinju Indonesia,” ujar Hengky Silatang.
Sebelum menuju Vietnam, Senin pagi, para petinju menjalani tes kesehatan, didampingi pelatih Matius Mandiangan. “Besok pukul 14.00 kami terbang. Mohon doanya,” kata Matius Mandiangan, pemegang rekor tiga kali merebut medali emas PON dan sekali medali perunggu PON. *
Baca Juga
Advertisement