Rondeaktual.com – Pemegang medali emas kelas ringan SEA Games XXVI/2011 Palembang asal Filipina, Charly Suarez, 37 tahun, menjatuhkan Manuel Avila dalam acara ProBoxTV di National Orange Show Events Center, South E Street, San Bernardino, California, Amerika Serikat, Sabtu malam, 18 Juli 2026, atau Minggu WIB.
Suarez [seorang tentara Filipina, dalam final SEA Games Pelembang mengalahkan petinju Indonesia, Matius Mandiangan], absen setahun lebih. Kemenangan Sabtu malam adalah bukti bahwa kekuatannya masih tangguh di usia 37. Ia mencetak knock out atas Avila pada ronde pertama yang membuat orang terkejut.
Suarez, penantang wajib WBO untuk juara dunia Emanuel Navarrete dari Meksiko, menghujani Avila dengan pukulan kanan yang tajam sebelum mengakhirinya dengan pukulan kanan telak di rahang pada ronde pertama yang sudah berjalan berjalan 2 menit dan 31 detik.
Baca Juga
Advertisement
“Saya berbicara tentang menjatuhkannya dengan cepat,” kata Suarez, yang merebut medali perak Piala Presiden RI di Jakarta pada tahun 2011. “Dalam pikiran saya, menang lebih awal di ronde pertama atau kedua, itulah rencana saya,” kata Suarez, menurut Boxing Scene. Rekornya 19-0 [11 KO]. Ia meneruskan: “Saya mendengarkan pelatih saya dan meningkatkan latihan saya, dan saya melakukan yang terbaik di atas ring.”
Kemenangan itu memberikan Suarez sabuk WBO International kelas ringan yunior [super featherweight]. Membuka peluang pertandingan ulang melawan juara WBO dan IBF kelas ringan yunior asal Meksiko, Emmanuel Navarrete, yang memiliki rekor menang-kalah-seri 40-2-1 [33 melalui].
Suarez melukai Navarrete.
Baca Juga
Advertisement
Suarez menantang Navarrete di Pechanga Arena, San Diego, California, 10 Mei 2025. Pertandingan dihentikan wasit pada ronde kedelapan untuk kemenangan Navarrete, yang berdarah-darah akibat pukulan Suarez. Wasit menghentikan pertandingan karena percaya bahwa luka Navarrete akibat benturan. Navarrete dinyatakan menang TKO.
Kubu Suarez merasa ditikam, yang seharusnya menang TKO dan menjadi juara dunia. Protes dilancarkan dan pertandingan itu dinyatakan no contest.
WBO memerintahkan pertandingan ulang. Tetapi itu tidak mudah. Navarrete dibiarkan memilih orang lain dan merebut gelar IBF. Sekarang Navarrete sedang mencoba merebut gelar WBC dari tangan juara O’Shaquie Foster.
Baca Juga
Advertisement
“Saya menunggu pertarungan ulang melawan Navarrete,” kata Suarez.
“Ya, dalam pikiran saya, menang lebih awal di ronde pertama atau kedua, itulah rencana saya,” kata Suarez, kelahiran Asuncion, Saug, Filipina, 14 Agustus 1988. *
Baca Juga
Advertisement