Rondeaktual.com – Di hadapan para petinju yang dipersiapkan untuk menghadapi SEA Games 2025, Sekjen Pengurus Besar Tinju Indonesia [Perbati], Hengky Silatang, SH memperkenalkan Olympian Indonesia, Bonyx Saweho sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga [Kadirpora] Kota Manado.
“Perbati tidak akan berhenti melakukan pembinaan tinju amatir,” kata Hengky Silatang menjelang makan siang bersama di halaman rumahnya di bawah pohon durian di Kampung Parigi, Desa Parigi Mekar, RT 002 RW 03, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Sabtu, 30 Agustus 2025.
Perbati adalah organisasi tinju amatir yang dibentuk di Jakarta pada Mei 2025. Tiga bulan kemudian Perbati memenuhi janjinya mengirim petinju Indonesia ke Bangkok mengikuti Kejuaraan Asia 2025 U19 dan U22 dan kejuaraan terbuka Piala Taipei City 2025].
Baca Juga
Advertisement
“Tetap siapkan diri sebaik mungkin. Banyak pertandingan di luar negeri. Paling dekat adalah Asian Youth Games Oktober di Bahrain, SEA Games Desember 2025 di Thailand. Setelah SEA Games, ada Asian Games dan bahkan Olimpiade yang sangat kita dambakan. Petinju Indonesia terakhir yang bertanding di Olimpiade [Athena tahun 2024] adalah Bapak Bonyx Saweho. Lima hari yang lalu beliau sudah dilantik sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga [Kadispora] Kota Manado. Tinju juga melahirkan seorang Johni Asadoma. Pak Johni Asadoma adalah jenderal polisi purnawirawan dan sekarang menjabat Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur.”
Seperti diberitakan Rondeaktual.com, Indonesia mengikuti turnamen tinju amatir internasional di Taipei [Taipei City Cup International Boxing Tournament], menghasilkan medali emas-perak-perunggu 3-2-1 melalui:
- Israellah Saweho [Sulawesi Utara], medali perak kelas 51 kilogram putri.
- Nabila Maharani [Lampung], medali emas kelas 54 kilogram putri.
- Huswatun Hasanah [DKI Jakarta] medali perunggu kelas 60 kilogram putri.
- Aldoms Suguro [DKI Jakarta], medali perak kelas 55 kilogram putra.
- Asriudin Tapalaola [DKI Jakarta], medali emas kelas 60 kilogram putra.
- Mikahael Muskita [Jawa Barat], medali emas kelas 80 kilogram putra.
Nazar Ketum Perbati Ray Zulham
Acara Sabtu siang di Ciseeng adalah nazar dari Ketua Umum Perbati Ray Zulham atas keberhasilan petinju Indonesia di event internasional dan syukuran dan santunan yatim piatu dan kaum duhafa. Hadir antara lain:
Baca Juga
Advertisement
- Sekjen Perbati Hengky Silatang, SH.
- Kadispora Kota Manado Bonyx Saweho [pemegang medali emas kelas terbang cabor tinju PON XVII Kalimantan Timur 2008].
- Pengky Simbar [pemegang medali emas cabor pencak silat PON XVII Kalimantan Timur 2028].
- Israellah Saweho [pemegang medali emas cabor tinju PON XXI Pematangsiantar 2024].
- Mars de Volta [pemegang medali perunggu Kejuaraan Asia U-19 di Bangkok 2025].
- Para petinju yang merebut medali emas-perak-perunggu Taipei City 2025.
- Pelatih Hugo Gosseling, Husni “Raja 47” Ray, David Kasidi alias Bayu Anggoro Siantarman, Matius Mandiangan.
Foto-foto Nazar Ketua Umum Perbati
Aldoms Suguro, Pengky Simbar, Maikhel Muskita, Bonyx Saweho.
Nabila Maharani dan kawan-kawan yang menjalani Pelatnas Perbati di sasana HS Boxing.
Baca Juga
Advertisement
Pelatih empat dari Kampung Tinju Ciseeng; Hugo Gosseling, Husni “Raja 47” Rai, Bayu Anggoro, dan Matius Mandiangan.
Bonyx Saweho dan Hengky Silatang.
Baca Juga
Advertisement