Tale of the Tape Jai Opetaia-Brandon Glanton: 12 Ronde Durasi 3 Menit

OPETAIA VS BELT
Raja cruiserweight kidal Jai Opetaia datang membawa sabuk IBF-nya, disambut Tom Loeffler, dan Brandon Glanton. IBF mencabut pengakuannya untuk pertandingan ini. Opetaia-Glanton akan merebut sabuk The Ring dan Zuffa Boxing. [Tangkapan layar Fighthubtv]

Rondeaktual.com – Juara dunia IBF cruiserweight yang dipandang sebagai “Raja KO” yang hebat kidal Jai Opetaia [Australia] akan menghadapi penantang tidak terkenal Brandon Glanton [Amerika Serikat]. Glanton seorang lawan yang mungkin biasa-biasa saja dan baru saja masuk dalam daftar peringkat 15 IBF kelas penjelajah, 90.709 kilogram atau 200 pon.

Sebagai juara, Opetaia sangat siap untuk pertandingan 12 ronde durasi 3 menit di Meta Apexm, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Minggu malam, 8 Maret 2026, atau Senin pagi WIB.

Opetaia favorit besar untuk memenangkan pertandingan. Tetapi, tinju tidak pernah bisa diprediksi dengan tepat. Selalu saja datang kejutan yang tidak disangka-sangka. Itu bukan tidak mungkin datang dari tangan Glanton.

Advertisement

Opetaia-Glanton seharusnya untuk kejuaraan dunia IBF cruiserweight. Dua hari menjelang perrtandingan dan entah apa yang terjadi di sana, IBF mencabut pengakuan untuk pertandingan besok pagi.

Siapa Opetaia dan Siapa Glanton

Dari Wikipedia, Opetaia lahir di Sydney dari ibu Australia dan ayah Samoa. Ia berasal dari keluarga tinju yang terdiri dari empat generasi dari pihak ayahnya dan tiga generasi dari pihak ibunya. Opetaia memiliki tim yang kuat seperti; Tapu Opetaia, Billy Opetaia, Mark Mathe, dan Elvis Opetaia.

Glanton yang sekarang berusia 34 tahun, mulai bertinju pada usia 21 tahun saat dia bekerja di K-Mart dan rekan kerjanya Corey Wilson, yang merupakan MMA Fighter profesional, membawanya ke gym.

Advertisement

Brandon Glanton berasal dari Atlanta, Georgia, dan lahir pada tahun 1992. Selama musim TCL, dia bertarung di kelas berat dan memiliki gaya tekanan yang tidak masuk akal. Sering membuat bingung lawannya. Dia memiliki karir amatir yang cukup luas dalam pertarungan di liga WSB dan alternatif Olimpiade. Dia memenangkan beberapa kejuaraan nasional sebagai seorang amatir. Saat ini Brandon menduduki peringkat 15 IBF. Dia datang ke Las Vegas untuk menunjukkan kepada dunia apa yang bisa dia lakukan secara eksplosif.

Tale of the Tape Jai Opetaia-Brandon Glanton

Nama julukan

  • Opetaia: –
  • Glanton: Bulletproof

Kebangsaan

Advertisement

  • Opetaia: Australia.
  • Glanton: Amerika Serikat.

Tempat dan tanggal lahir

  • Opetaia: New South Wales, Australia, 30 Juni 1995.
  • Glanton: Atlanta, Georgia, 15 Februari 1992.

Usia

  • Opetaia: 30 tahun.
  • Glanton: 34 tahun.

Cara bertinju

Advertisement

  • Opetaia: Seorang southpaw [tangan kanan di depan dan tangan kiri di belakang].
  • Glanton: Seorang orthodox [tangan kiri di depan dan tangan kanan di belakang].

Tinggi

  • Opetaia: 188 sentimeter.
  • Glanton: 183 sentimeter.

Jangkauan

  • Opetaia: 193 sentimter.
  • Glanton: 201 sentimeter.

Pertandingan terakhir

Advertisement

  • Opetaia: Tanpa susah payah memukul KO pada ronde kedelapan penantang tua asal Jerman, Huseyin Cinkara yang berlangsung di Convention & Exhibition Centre, Gold Coast, Australia, 6 Desember 2025. Meski wajah robet, Opetaia dengan mudah mempertahankan gelar IBF kelas penjelajah.
  • Glanton: Menang TKO-6 melawan kidal Marcus Browne. Berlangsung di Mobolaji Johnson Arena, Lagos, Nigeria, 1 Oktobver 2025.

Hasil pertandingan

  • Opetaia: Menang-kalah 29-0, 23 dengan KO.
  • Glanton: Menang-kalah 23-3, 18 dengan KO. [Finon Manullang, tangkapan layar video Stan Sport]

GLANTON BOLEH NOBrandon Glanton, underdog besar yang ingin menjadi orang pertama melengserkan dominasi Opetaia.

OPETAIA VS CHINKARASouthpaw Opetaia menghabisi petinju Jerman, Huseyin Cinkara KO ronde 8 di Gold Coast, Australia, 6 Desember 2025. [Tangkapan layar].

Advertisement

OPETAIA COVER OK STAN SPORTSepanjang 2025, Opetaia tiga kali mempertahankan gelar; menang KO-8 atas Huseyin Cinkara, menang KO-5 atas Claudio Squeo, dan menang KO-4 atas David Nyika. [Tangkapan layar video Stan Sport]