Rondeaktual.com – Elif Turhan, 31 tahun, adalah petinju Turki pertama menyandang gelar juara dunia. Dia juara dunia di dua kelas. Turhan [13-0] akan mempertahankan gelar IBF kelas ringan melawan Gabriela Tellez [Amerika Serikat, 7-0] di Desert Diamond Arena, Glendale, Arizona, Amerika Serikat, Sabtu, 13 Juni 2026.
3 Kejuaraan Dunia Elif Turhan
28-08-2025: Merebut gelar WBA interim kelas ringan yunior, menang TKO-6 atas Rima Ayadi [Prancis] di Salle du Casino, Enghien-les-Bains, Prancis.
06-12-2025: Merebut gelar IBF kelas ringan dari tangan juara Beatriz Ferreira [Brasil] pada ronde kelima di Salle des Etoiles, Monte Carlo, Monaco.
31-01-2026: Mempertahankan gelar IBF kelas ringan, menang SD-10 atas Taylah Gentzen [Australia] di Newcastle Arena, Inggris.
Baca Juga
Advertisement
Turhan Menang KO, Mungkin Saja
“Disiplin adalah segalanya dalam tinju,” kata Turhan, menjelang pertandingannya melawan Tellez, Minggu pagi WIB. “Dia masih muda, saya tahu ini, tapi kita akan lihat betapa hebatnya dia sebagai petinju.”
Turhan tidak ingin terjebak dalam permainan tidak disangka-sangka, sehingga ia tetap fokus saat menghadapi penantang yang belum terkalahkan. Turhan adalah favorit dan Tellez underdog, berdasarkan pasar taruhan.
Kemenangan KO bukan tidak mungkin terjadi, mengingat Turhan memiliki tangan yang kuat dan menghasilkan 7 KO dari 13 kemenangan yang sudah diraihnya.
“Pertandingan kejuaraan dunia adalah target saya sepanjang waktu dan saya mendapatkannya, tapi ini bukan tujuan akhir. Saya membutuhkan sabuk lain.”
Sekarag gelar dunia kelas ringan WBC dan WBO pegang kuat oleh Caroline Dubois dari Inggris dan adik dari juara dunia WBO kelas berat Daniel Dubois. Caroline Dubois menyatukan gelar WBC dan WBO menyusul kemenangannya melalui UD-10 melawan Terri Harper di Olympia, London, pada April 2026.
Turhan menjelaskan, laga melawan Tellez dianggap sebagai pertarungan mudah. “Itu anggapan orang, bagi saya tidak. Dia tidak terkalahkan dan dia telah bertanding enam, tujuh, delapan, sebelum dia berusia 19 tahun. Saya tahu segalanya tentang dia. Ketika saya melihat matanya, saya bisa mengerti dia siap bertanding.”
Dalam konferensi pers terakhir, Gabriela Tellez mengatakan: “Terima kasih kepada Matchroom, DAZN, promotor saya, BoxLab, saya siap untuk kesempatan ini. Ini merupakan tantangan besar dan saya akan mengalahkannya untuk menjadi juara dunia.” *