Kamerun Sekarang Memiliki Juara Dunia Melalui Christian Mbilli

MBILLI PALING CERAH
Christian Mbilli, super middleweigh berusia 30 tahun, kelahiran Kamerun, 26 April 1995. [Facebook Christian Mbilli]

Rondeaktual.com – Kamerun akhirnya memiliki seorang juara tinju dunia. Ini terjadi setelah Dewan Tinju Dunia [WBC] mendorong juara WBC interim kelas menengah super Christian Mbilli, 30 tahun, menjadi juara definitive. Mbilli sekarang juara WBC penuh. Catatan pertandingannya cukup bagus; menang-kalah-seri 29-0-1, 24 KO.

Dari Wikipedia, Christian M’billi Assomo-Hallier, adalah nama lengkapnya, kelahiran Yaounde, Kamerun, 26 April 1995. Mbilli memiliki kewarganegaraan Prancis dan tinggal di Kanada.

  • Mbilli menjadi juara WBC Interim kelas menengah super melalui kemenangan tercepat dengan memukul KO Maciej Suleeki [Polandia] hanya dalam 148 detik di Videotro Centre, Quebee City, Kanada, 27 Juni 2025.
  • Mbilli mempertahankan gelarnya dengan buruk ketika bermain imbang tanpa pemenang 10 ronde melawan Lester Martinez [Guatemala] dalam partai tambahan kejuaraan dunia kelas menengah super empat sabuk antara juara Saul “Canelo” melawan Terence Crawford di Allegiant Stadium, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, 13 September 2025.

Setelah menutup dominasi Canelo, Crawford memilih untuk mengundurkan diri. Sebuah keputusan yang sangat terhormat. Tidak banyak petinju mengundurkan diri ketika masih menjadi juara dunia.

Advertisement

Pengunduran diri Crawford membuat gelar juara WBC kelas menengah super kosong. WBC sempat memerintah Mbilli menghadapi penantang yang tersedia antara Hamzah Sheeraz [Inggris] atau tanding ulang dengan Lester Martinez, untuk mengisi gelar kosong yang dilepas Crawford.

Setelah melewati beberapa bulan, sekarang Mbilli resmi menyandang gelar tinju dunia kelas menengah super, setelah WBC mendorongnya menjadi juara definitive. Peristiwa bersejarah bagi tinju Kamerun ini terjadi di Mexico City, Selasa, 27 Januari 2026, atau Rabu pagi WIB.

“Saya memperoleh gelar juara dunia melalui kerja keras dan disiplin. Saya berjanji untuk melipatgandakan standar dan intensitas saya,” kata Mbilli.

“Kami sangat senang dan ini hanyalah permulaan, yang terbaik masih akan datang,” tambah presiden Eye of the Tiger, Camille Estephan, yang menangani pertandingan Mbilli.

Advertisement

MBILLI COVER

Peringkat WBC Kelas Menengah Super, 76.204 Kilogram

Juara: Christian Mbilli, Kamerun/Prancis/Kanada.

Penantang 15 Besar

  1. Saul “Canelo” Alvarez, Meksiko, mantan juara empat sabuk [WBA Super, WBC, IBF, WBO].
  2. Hamzah Sheeraz, Inggris.
  3. Lester Martinez, Guatemala.
  4. Jaime Munguia, Meksiko.
  5. Luka Plantic, Kroasia, juara WBC International.
  6. Diego Pacheco, Amerika Serikat, juara WBC Silver.
  7. Osleys Iglesias, Kuba, juara IBO super middleweight.
  8. Jermall Charlo, Amerika Serikat, mantan juara WBC middleweight.
  9. Bektemir Melikuziev, Uzbekistan.
  10. Kevin Lele Sadjo, Prancis.
  11. Callum Simpson, Inggris, mantan juara Eropa dan Commonwealth.
  12. Jacob Bank, Denmark.
  13. Caleb Plant, Amerika Serikat, mantan juara IBF super middleweight.
  14. Immanuwel Aleem, Amerika Serikat, juara Fecarbox.
  15. Deok No Yun, Korea Selatan, juara OPBF.

Mbilli terkenal karena kecepatan pukulannya. Dari berbagai tayangan video yang beredar luas, tangan Mbilli sangat mematikan. Long hook maupun straight Mbilli selalu dihindari setiap lawan. Dia belum mendapat kontrak untuk mempertahankan gelar.

Advertisement

Apakah Mbilli akan memanggil peringkat pertama Canelo? Atau memilih peringkat bawah untuk “mengamankan” usia mahkota WBC-nya?

Ketika Canelo sangat berkuasa atau sebelum Crawford datang melucuti semua gelar juara dunianya, Mbilli sudah melayangkan tantangan. No response. Canelo seolah menghindar termasuk menolak pertandingan wajib melawan David Benavidez. Canelo lebih suka memilih lawan di bawah.

Mbilli memiliki waktu satu tahun untuk menentukan sendiri siapa yang akan dihadapinya. Status juaranya choise.  Bila ia mempertahankan gelar, maka status juaranya menjadi mandatory fight. Kita tunggu apa yang terjadi kemudian.

Advertisement

Finon Manullang, sumber foto facebook Christian Mbilli