Profil Ryad Merhy, Juara Dunia Kelas Jembatan Kelahiran Pantai Gading

MERHY COVER
Juara dunia WBC kelas jembatan dari Belgia, Ryad Merhy, 33 tahun, dengan rekor menang-kalah 32-3, 26 KO. [Tangkapan layar]

Rondeaktual.com, oleh Refina Victoria – Ryad Merhy adalah pria kelahiran Pantai Gading, pada 28 November 1992, berkewarganegaraan Belgia. Merhy, 33 tahun, menjadi juara dunia World Boxing Council [WBC] kelas jembatan, setelah mencetak kemenangan yang sangat bersejarah atas juara Kevin Lerena [Afrika Selatan] di Hall des Expositions, Charleroi, Belgia, 30 Mei 2026. Rekor Merhy naik menjadi menang-kalah 32-3 [26 dengan KO].

Sebelumnya, Merhy adalah gelar kelas penjelajah World Boxing Association [WBA] reguler dari 2021 hingga 2022.

MERHY VS LERENA IN FIGHTKelas jembatan 12 ronde Ryad Merhy [kiri] versus Kevin Lerena.

MERHY VS LERENA TL

Advertisement

Pantai Gading dan Lebanon

Merhy lahir dari ayah kelahiran Pantai Gading yang memiliki akar Lebanon dan ibu asal Pantai Gading. Merhy memulai karier profesionalnya dengan menghadapi Hrvoje Bozinovic pada 29 Juni 2013, menang KO pada ronde kedua.

Pada 19 Desember 2015, Merhy menghadapi Sylvera Louis untuk gelar kelas penjelajah WBC Silver International yang kosong di RTL Spiroudome di Charleroi, Belgia. Ia memenangkan pertarungan melalui KO ronde keenam.

Setelah melewati banyak kemenangan, Merhy dijadwalkan menghadapi Imre Szello untuk memperebutkan gelar interim kelas penjelajah WBA yang kosong pada 19 Oktober 2019, berlangsung di RTL Spiroudome, Charleroi, Belgia, lokasi yang juga menjadi tempat sebagian besar pertarungan gelarnya sebelumnya, kecuali saat menghadapi Arsen Goulamirian. Dalam laga tersebut, Merhy berhasil merebut gelar interim kelas penjelajah WBA setelah mengalahkan Szello melalui KO pada ronde ketujuh. Merhy menjatuhkan Szello dua kali di ronde ketujuh dan satu kali di ronde keenam.

Pada 19 Januari 2021, WBA mencabut pengakuan terhadap juara kelas penjelajah WBA [Reguler] saat itu, Beibut Shumenov, yang telah tidak aktif bertanding selama 30 bulan. Sebagai pemegang gelar interim, Ryad Merhy kemudian dipromosikan menjadi juara dunia kelas penjelajah WBA. Sementara itu, juara dunia saat itu, Arsen Goulamirian, dipromosikan menjadi juara “Super” WBA.

Dengan promosi tersebut, Merhy mencatat sejarah sebagai juara dunia tinju pertama asal Belgia.

Advertisement

Batal Melawan Ilunga Makabu  

Pada 3 Februari 2022, diumumkan bahwa Merhy akan menjalani pertahanan gelar dunia WBA keduanya melawan peraih medali emas Olimpiade 2016, Evgeny Tishchenko. Pertarungan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 26 Maret di RCC Boxing Academy, Rusia. Namun, laga tersebut dibatalkan menyusul Russian invasion of Ukraine. Sebagai gantinya, Merhy dijadwalkan menghadapi juara WBC, Ilunga Makabu, dalam pertarungan penyatuan gelar yang direncanakan berlangsung pada 30 September 2022 di Stade des Martyrs, Kinshasa, Kongo.

Pada tanggal 13 April 2024 di Corpus Christi, Texas, Merhy dijadwalkan untuk menghadapi Jared Anderson, salah satu bintang kelas berat milik perusahaan tinju Top Rank. Ia kalah dalam pertarungan tersebut dengan keputusan bulat.

Sejak kalah di tangan Anderson dalam pertandingan kelas berat sepuluh ronde di American Bank Center, Texas, 13 April 2024, Merhy belum terkalahkan. Ia mencetak empat kemenangan berturut-turut, termasuk yang sangat bersejarah mengalahkan Kevin Lerena, yang mengantarnya sebagai juara dunia WBC kelas jembatan, pada 30 Mei 2026.

Kemenangan atas Lerena adalah penebusan atas kekalahan Merhy sebelumnya di Emperors Palace, Kempton Park, Afrika Selatan, 13 Mei 2023.

[Refina Victoria, sumber Wikipedia, Tapology, Tangkapan layar]

Advertisement