Rondeaktual.com – Panama, negara yang melairkan legenda Roberto Duran, semakin serius mengurus tinju amatir. Lebih dari 55 petinju amatir putra maupun putri telah melewati seleksi melalui pertandingan selama tiga hari dalam turnamen bernama “Roberto Duran The Legacy”.
Pertandingan Roberto Duran The Legacy mendapat dukungan resmi dari Federasi Tinju Olimpiade Panama.
Para petinju bersaing demi mendapatkan tempat di Tim Roberto Duran sekaligus kesempatan menghadapi lawan Tim Juan Marquez dari Meksiko. Tim ini dipilih dan dilatih oleh mantan juara dunia Juan Manuel Marquez dan Rafael Marquez, bersama saudari mereka, Carmen Marquez.
Baca Juga
Advertisement
Ikon sejarah olahraga Panama, Roberto “Hands of Stone” Durán, bersama anggota keluarganya dan tim produksi televisi lengkap, telah berkeliling negeri selama lebih dari tiga bulan. Mereka mengunjungi berbagai sasana tinju untuk bertemu pelatih dan mengevaluasi bakat-bakat muda yang diundang ke babak kualifikasi sebelum turnamen puncak digelar di Chitre City, yang berjarak hampir empat jam perjalanan dari Panama City.
Di sana, keluarga Duran, para petinju, pelatih, ofisial, dan otoritas tinju Olimpiade, menghabiskan waktu selama lima hari.
Putri Duran, Irichelle [mantan petinju profesional dan komentator tinju untuk HBO Latino] menyatakan: “Kami telah menobatkan para juara dari turnamen pertama ini, namun yang lebih penting, kami turut berkontribusi dalam pengembangan karier generasi baru petinju Olimpiade yang luar biasa. Tantangan kami berikutnya adalah mempersiapkan mereka secara mental dan fisik untuk mewakili Tim Duran dengan sikap disiplin, pengorbanan, rasa hormat, dan kecintaan terhadap tanah air kami, Panama. Ayah saya akan memimpin pemusatan latihan yang akan berlangsung selama hampir enam minggu,” tambah Irichelle, yang juga menjabat sebagai Presiden Hands of Stone Entertainment.
Baca Juga
Advertisement
Hands of Stone adalah julukan Roberto Duran, 75 tahun, yang pernah tiga kali bertanding kejuaraan dunia melawan “Seniman Ring” Sugar Ray Leonard.
- Montreal, 20 Juni 1980: Duran menang angka melalui unanimous decision lima belas ronde dan menjadi juara dunia WBC kelas welter.
- New Orleans, 25 November 1980: Duran menyerah TKO ronde 8 dan kehilangan gelar WBC kelas welter.
- The Mirage, Paradise, 7 Desember 1989: Duran kalah angka 12 ronde dalam kejuaraan dunia super middleweight. [Sumber Fightnews, Guinness Boxing Who`s Who, Foto Facebook]