Rondeaktual.com – Ellyas Picalbertanding jauh sampai ke Virginia, Amerika Serikat, Sabtu, 14 Oktober 1989. Beruntung ada TVRI, yang menayangkan siaran langsung sepanjang 12 ronde.
Inilah Data Kejuaraan Dunia
- Perebutan gelar IBF kelas bantam yunior, 52.163 kilogram.
- Tempat: Valley Sports Arena, Roanoke, Virginia, Amerika Serikat.
- Waktu: Sabtu malam, 14 Oktober 1989, atau Minggu WIB.
- Promotor: Valley Sports Promotions.
- Juara: Ellyas Pical, Indonesia, 32 tahun, rekor menang-kalah 19-3 (11 KO).
- Penantang: Juan Polo Perez, Kolombia, 25 tahun, rekor menang-kalah-draw 27-5-2 (17 KO).
- Wasit: Al Rothenberg (Amerika Serikat).
- Hakim Leon Johannes (Indonesia) memberikan nilai 117-113, untuk Perez.
- Hakim Vaughn LaPrade (Amerika Serikat) 117-111, untuk Perez.
- Hakim Jim Taylor (Amerika Serikat) 118-110 untuk Perez.
- Hasil resmi: Juan Polo Perez menang mutlak dan menjadi juara dunia IBF kelas bantam yunior.
Kejuaraan Dunia Ellyas Pical yang Terakhir
Kali ini Ellyas Pical bertanding jauh ke Roanoke, Virginia, Amerika Serikat, Sabtu, 14 Oktober 1989, atau Minggu menjelang siang WIB.
Beruntung masih ada TVRI yang menayangkan pertandingan secara langsung, sepanjang 12 ronde.
Baca Juga
Advertisement
Penulis menyaksikan pertandingan di ruang tamu pemegang medali emas kelas berat PON VII/Surabaya 1969 Setijadi Laksono, Jalan Kalikepiting Nomor 123, Surabaya.
Penulis di sana karena ketika itu memang domisili Surabaya, menangani Redaksional Majalah Tinju Indonesia. Ruang kerja dengan ruang tamu rumah utama Setijadi hanya berjarak 35 langkah orang dewasa.
Setijadi tidak di rumah. Beliau pergi ke Malang. Penulis menonton di televisi bersama petinju-petinju Sawunggaling. Ada Salamun Aramus Putra, Teng Hok Tengaraja, Agus Ekajaya.
Baca Juga
Advertisement
Di ujung pertandingan, rasanya kecewa sekali. Ellyas Pical kalah angka dan kehilangan sabuk juara dunia IBF kelas bantam yunior. Ini adalah pertandingan terakhir Ellyas Pical dalam kejuaraan dunia. Setelah kalah di tangan Perez dan kehilangan gelar, Elly hanya pernah tiga kali naik ring kemudian mengantungkan sarung tinju.
Ketika menghadapi Perez, tidak banyak yang bisa diberikan Ellyas Pical. Tangan kirinya yang dahsyat dan pernah menjatuhkan juara dunia IBF yang tangguh asal Korea, Ju Do Chun di tengah ring Istora Senayan, tidak pernah menggoyahkan Perez. Jab-jab disusul straight atau long hook kiri yang mematikan sudah hilang kecepatan. Mudah dibaca lawan. Sang penantang selalu berhasil memotong serangan sang juara. Di situlah kunci kemenangan Perez.
Pada dua ronde terakhir, 11 dan 12, Ellyas Pical seolah menyadari tertinggal jauh dalam pengumpulan angka. Satu satunya cara untuk menyelamatkan sabuk juara dunianya adalah KO. Sayang seribu kali sayang, Perez malah menggebu-gebu melakukan serangan balik. Dia langsung bersorak kegirangan setelah terdengar bunyi bel terakhir. Dia dan kubunya sangat percaya bakal keluar sebagai pemenang.
Baca Juga
Advertisement
Angka yang diberikan tiga hakim cukup jauh memenangkan Perez. Leon Johannes dari Indonesia menilai 117-113. Dua hakim dari Amerika Serikat malah lebih telak, Vaughn LaPrade memberikan nilai 117-111 dan Jim Taylor menilai 118-110.
Rekor Tanding Ellyas Pical
Berikut rekor tanding Ellyas Pical paling lengkap, termasuk nama promotor. Satu-satunya hanya ada di sini, dikutip dari “Perjalanan Tinju Indonesia”, buku kelima Finon Manullang.
- 12 Desember 1982, GOR Satria Kinajungan, Jakarta: Menang TKO-4 (6 ronde) atas Eddy Rafael (Scorpio Jakarta). Promotor: Halim Susanto.
- 19 Desember 1982, GOR Pulosari, Malang: Menang angka (4 ronde) atas Benny (Alamanda Malang). Promotor: Arief Zakky.
- 6 Februari 1983, GOR Pulosari, Malang: Menang KO-2 (6 ronde) atas Juwarno (Pancamukti Malang). Promotor: Goemono.
- 15 Mei 1983, GOR Pulosari, Malang: Menang KO-2 (10 ronde) atas Moningka Pulungan (Pucang Surabaya). Promotor: Eddy Rumpoko.
- 24 Juli 1983, GOR Pulosari, Malang: Kalah angka (10 ronde) atas Edward Apay (Bhirawa Malang). Promotor: Eddy Rumpoko.
- 18 Agustus 1983, Sasana Garuda Jaya, Jakarta: Menang KO-2 (10 ronde) atas Munadi (Banteng Bandung). Promotor: Anton Ojak Sihotang.
- 11 September 1983, Jakarta: Elly menang angka (10 ronde) atas Viboon Muangsurin (Thailand).
- 11 Desember 1983, Gedung Go Skate, Surabaya: Menang angka (12 ronde) atas juara Wongso Indrajit (Sawunggaling Malang). Elly merebut gelar juara Indonesia kelas bantam yunior. Promotor: Handoyo Laksono.
- 30 Maret 1984, Bangkok, Thailand: Menang KO-1 (10 ronde) atas Prayurasak Muangsurin (Thailand). Promotor: Samrong Promotions.
- 19 Mei 1984, Seoul, Korea Selatan: Menang angka (12 ronde) atas Hee Yun Chong (Korea Selatan). Elly merebut gelar lowong OPBF kelas bantam yunior.
- 14 Oktober 1984, Istora Senayan, Jakarta: Menang KO-6 (12 ronde) atas Mutsuo Watanabe (Jepang). Elly mempertahankan gelar OPBF kelas bantam yunior. Promotor: Edward Simorangkir.
- 3 Mei 1985, Istora Senayan, Jakarta: Menang KO-8 (15 ronde) atas juara Ju Do Chun (Korea Selatan). Kidal dan penyelam mutiara asal Saparua, Ellyas Pical merebut gelar juara dunia IBF kelas bantam yunior. Promotor: Boy Bolang.
- 25 Agustus 1985, Istora Senayan, Jakarta: Menang TKO-3 (15 ronde) atas Wayne Mulholland, petinju Australia yang bertanding dengan cara mundur terus sepanjang tiga ronde sampai akhirnya jatuh duduk tidak mau meneruskan pertandingan. Elly mempertahankan gelar juara dunia IBF kelas bantam yunior yang pertama. Promotor: Boy Bolang.
- 15 Februari 1986, Istora Senayan, Jakarta: Kalah angka (15 ronde) atas Cesar Polanco (Republik Dominika). Elly kehilangan gelar juara dunia IBF kelas bantam yunior. Promotor: Boy Bolang.
- 5 Juli 1986, Istora Senayan, Jakarta: Menang KO-3 (15 ronde) atas Cesar Polanco (Republik Daminika). Elly, untuk kedua kalinya, merebut gelar juara dunia IBF kelas bantam yunior. Promotor: Anton Ojak Sihotang.
- 3 Desember 1986, Istora Senayan, Jakarta: Menang KO-10 (15 ronde) atas Don Chun Lee (Korea Selatan). Elly mempertahankan gelar IBF kelas bantam yunior yang pertama. Promotor: Anton Ojak Sihotang.
- 28 Februari 1987, Stadion Utama Senayan, Jakarta: TKO-14 (15 ronde) atas juara kidal Khaosai Galaxy (Thailand). Elly gagal merebut gelar juara dunia WBA kelas bantam yunior. Promotor: Kurnia Kartamuhari.
- 6 September 1987, Go Skate, Surabaya: Menang KO-4 (8 ronde) atas Sukardi (Satria Perkasa Surabaya). Ini adalah pertandingan non gelar. Promotor: Eddy Pirih.
- 7 Oktober 1987, Istora Senayan, Jakarta: Menang split (15 ronde) atas Tae il Chang (Korea Selatan). Elly, untuk ketiga kalinya, merebut gelar juara dunia IBF kelas bantam yunior. Promotor: Anton Ojak Sihotang.
- 20 Februari 1988, GOR Pangsuma, Pontianak: Menang angka (15 ronde) atas Raul Diaz (Kolombia). Elly mempertahankan gelar IBF kelas bantam yunior yang pertama. Promotor: Anton Ojak Sihotang.
- 4 September 1988, Stadion 10 Nopember, Surabaya: Menang angka 12 ronde atas Ki Chang Kim (Korea Selatan). Elly mempertahankan gelar IBF kelas bantam yunior yang kedua. Promotor: Anton Ojak Sihotang.
- 25 Februari 1989, Singapura: Menang angka (12 ronde) atas Mike Phelps (Amerika Serikat). Elly mempertahankan gelar juara dunia IBF kelas bantam yunior yang ketiga. Promotor: Dunoo Promotions.
- 14 Oktober 1989, Roanoke, Virvinia, Amerika Serikat: Kalah angka (12 ronde) atas Juan Polo Perez (Kolombia). Elly kehilangan gelar juara dunia IBF kelas bantam yunior. Promotor: Valley Sports Promotions.
- 12 Maret 1990, Istora Senayan, Jakarta: Kalah angka (10 ronde) atas Greg Richardson (Amerika Serikat). Promotor: Tourino Tidar.
- 10 November 1990, Jakarta: Draw (10 ronde) atas Charles Herry (Banteng Jakarta). Promotor: Henry Therik.
- 28 Mei 2000, Jakarta: Elly menang angka (10 ronde) atas Juwono. Promotor: Tourino Tidar.
Ellyas Pical menutup karir tinju pronya dengan menang-kalah-seri 20-5-1 (11 dengan KO).
Baca Juga
Advertisement
(Dikutip dari buku “Perjalanan Tinju Indonesia”, Finon Manullang menulis untuk tinju)