Rondeaktual.com – Pemegang medali emas kelas ringan Olimpiade London 2012 dan sekarang juara dunia kelas welter yunior WBA, WBC, IBF, WBO, Katie Taylor [Irlandia], baru saja menjalani konferensi pers terakhir menjelang pertandingannya melawan juara dunia kelas welter yunior IBO, Flora Pili [Prancis]. Lima sabuk juara dunia [empat milik Taylor dan satu milik Pili] dipertaruhkan dalam aturan 10 ronde durasi 2 menit di Croke Park, Dublin, Irlandia, Sabtu, 5 Agustus 2026.
Memperebutkan sabuk Queen of the Celts. Siapa yang akan membawa pulang sabuk ratu? [Tangkapan layar]
Advertisement
Taylor, ratu tinju kebesaran Irlandia, dianggap sebagai juara tua dan sekarang berusia 40 tahun, dengan rekor menang-kalah 25-1, 6 melalui KO. Satu-satunya kekalahan Taylor datang ketika ia naik kelas menantang juara dunia kelas welter yunior sabuk WBA, WBC, IBF, WBO, IBO, Chantell Cameron [Inggris] yang berlangsung di 3Arena, Dublin, Irlandia, 20 Mei 2023. Pada pertandingan ulang langsung, Taylor mengalahkan Cameron untuk menjadi juara dunia kelas welter yunior WBA, WBC, IBF, WBO, IBO, Entah bagaimana ceritanya, Taylor melepas gelar IBO, yang sekarang disandang Pili.
Pili merebut gelar kosong IBO yang ditinggal Taylor setelah mengalahkan Jelena Janicijevic [Serbia]. Pili lebih muda 11 tahun dari Taylor 40 tahun. Hati-hati, Pili belum terkalahkan; 12-0-0.
Konferensi pers terakhir untuk pertarungan perpisahan antara legenda tinju Irlandia Katie Taylor dan petinju Prancis yang belum terkalahkan Flora Pili, berlangsung di The Helix di Mahoney Hall, kampus Dublin City University, Dublin.
Baca Juga
Advertisement
Pertemuan media ini menjadi momen emosional karena menandai konferensi pers pra-pertarungan terakhir dalam karier profesional luar biasa Katie Taylor.
Taylor menyampaikan pesan emosional kepada para pendukungnya: “Terima kasih banyak dari lubuk hati saya yang terdalam. Saya bangga bisa mengakhiri karier tinju saya di Croke Park. Ini adalah tempat impian saya. Memberikan yang terbaik di depan penggemar adalah tujuan saya,” kata Taylor, yang akan selalu dikenang atas kemenangan terbesarnya tiga kali mengalahkan ratu tinju Puerto Rico, kidal Amanda Serrano.
“Saya sangat siap menghadapi pertandingan ini,” kata Pili. “Saya sadar bahwa saya bertanding di tempat lawan. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk mengalahkan sekaligus merusak pesta perpisahan Katie Taylor. Saya sangat siap,” katanya.
Baca Juga
Advertisement
Pemenang dari pertandingan ini, selain lima sabuk juara dunia yang diperebutkan, akan memperoleh sabuk spesial bernama “Queen of the Celts“. Kita tunggu saja siapa yang akan membawa pulang sabuk ratu.*