Rondeaktual.com – Tercatat tiga belas legenda tinju dilantik dari angkatan tahun 2025 dan 2026. Berlangsung sangat istimewa dan mengharukan di The Orleans Hotel and Casino di Las Vegas, hari Sabtu, 15 Agustus 2026.
Angkatan 2025
Laura Serrano, mantan juara kelas ringan WIBF, dilantik untuk angkatan 2025. Laura Serrano telah menjalani karier gemilang dari tahun 1994 hingga 2012. Serrano memulai karier profesionalnya dengan menghadapi legenda tinju wanita Christy Martin dan merupakan sosok perintis dalam olahraga tinju wanita, yang turut membawa tinju wanita ke arus utama di Meksiko.
Baca Juga
Advertisement
Baca Juga
Advertisement
Brad Goodman, seorang matchmaker legendaris dilantik sebagai bagian dari angkatan 2025, yang berhalangan hadir secara langsung dalam acara tersebut.
Jorge Paez, ada banyak momen mengharukan selama pidato pelantikan, namun mungkin tidak ada yang begitu menyentuh hati selain pidato yang disampaikan oleh sosok berjuluk “the clown prince of boxing” [pangeran badut tinju], Jorge Paez, yang merupakan bagian dari angkatan 2025. Ia menjauh dari dunia tinju sejak pensiun. Kehadirannya membuat banyak insan tinju merasa terhormat sekaligus terharu melihatnya secara langsung, mengingat keengganannya untuk menghadiri acara-acara yang berkaitan dengan olahraga ini.
“Banyak orang tidak tahu tentang saya karena saya menjauh dari sorotan publik,” kata Paez dalam pidatonya.
Baca Juga
Advertisement
“Saat pensiun, saya memutuskan untuk membakar semuanya; jadi, saya membakar semua jubah tanding saya di halaman belakang rumah. Saya juga memberikan semua sabuk juara saya kepada orang lain.”
Pengakuan tersebut mengejutkan banyak penggemar, namun Paez menegaskan bahwa ia tidak menyimpan rasa pahit atau dendam.
“Banyak orang bertanya mengapa,” lanjut Paez. “Tinju memberikan segalanya bagi saya dan saya memberikan segalanya untuk tinju, jadi saat pensiun, saya meninggalkan dunia itu sepenuhnya. Saya menjauh dari sorotan publik. Saat ini, saya sangat bahagia bersama keluarga.”
“Sekarang saya adalah seorang Saksi Yehuwa dan sedang menjalani pertarungan terakhir saya. Saya telah melakoni 99 pertarungan di atas ring dan ini adalah yang ke-100. Ini adalah pertarungan terakhir sekaligus yang tersulit karena lawannya adalah Iblis. Pelatih saya adalah Yesus dan manajer saya adalah Yehuwa; saya tahu saya akan memenangkan pertarungan ini.”
Kekhawatiran bahwa Paez mungkin menyimpan rasa pahit terhadap dunia tinju sirna saat ia bertemu para penggemar, baik sebelum maupun sesudah pidatonya; ia kerap melontarkan lelucon andalannya, “lima dolar!”, ketika ada yang meminta untuk berfoto bersama.
Paez mungkin paling dikenang karena gaya rambut dan aksi masuk ke ring yang eksentrik, namun ia juga merupakan petarung tangguh yang sangat dihormati. Dalam salah satu pertarungan perebutan gelar terakhir yang berlangsung selama 15 ronde, Paez menjatuhkan juara kelas bulu IBF yang saat itu belum terkalahkan, Calvin Grove, sebanyak tiga kali pada ronde ke-15, sehingga memastikan kemenangan melalui keputusan mayoritas pada 4 Agustus 1988. Ia kemudian mempertahankan sabuk juara tersebut sebanyak delapan kali sebelum melepas gelarnya demi menantang juara kelas ringan yunior IBF, Tony Lopez, pada tahun 1990. Paez mampu mengimbangi Pernell Whitaker pada tahun 1991 dan terus bertarung di level tertinggi sebelum akhirnya pensiun pada tahun 2003 dengan rekor 79-14-5 [52 dengan kemenangan KO].
Antonio Tarver, mantan juara kelas berat ringan ini turut dilantik sebagai bagian dari angkatan tahun 2025. Kemenangan KO Tarver atas Roy Jones tetap menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah tinju modern; pertarungan tersebut berlangsung di Mandalay Bay, Las Vegas. Selain kemenangan KO atas Jones, “Magic Man” melakoni beberapa pertarungan paling berkesan dalam kariernya di Nevada sebelum pensiun pada tahun 2015.
“Saya sungguh ingin menghibur,” ujar Tarver mengenai kariernya, “dan segalanya benar-benar kembali ke titik awal di sini.”
Mikey Garcia, mantan juara dunia empat divisi yang dikenal dengan pukulan kerasnya dan berkarier dari tahun 2006 hingga 2021, juga dilantik sebagai bagian dari angkatan 2025. Garcia merupakan salah satu petinju terbaik dunia pada era 2010-an, dengan kemenangan atas Adrien Broner, Juan Manuel Marquez, dan sesama penerima penghargaan, Jessie Vargas.
Paulie Ayala, melengkapi angkatan 2025 yang merupakan mantan juara kelas bantam WBA dan peraih gelar “Fighter of the Year” [Petinju Terbaik Tahun Ini] versi Ring Magazine pada tahun 1999. Ayala pernah bertarung melawan sejumlah petinju hebat di akhir tahun 1990-an dan awal 2000-an, namun dua kemenangannya atas Johnny Tapia adalah hal yang paling diingat oleh para penggemar tinju. Ayala pensiun pada tahun 2004 dengan rekor 35-3 (12 KO).
Angkatan 2026
Ricky Hatton, sosok hebat yang dilantik sebagai bagian dari angkatan 2026; Al Bernstein berbicara mengenai betapa besarnya antusiasme yang diciptakan mendiang Hatton bagi penggemar tinju di Inggris. Ia juga membahas bagaimana Hatton selalu membawa banyak penggemar asal Inggris ke Las Vegas setiap kali ia bertarung di Nevada.
Gennady Golovkin, mantan juara kelas menengah ini dilantik namun tidak dapat menghadiri acara gala tersebut secara langsung.
Richard Slone, adalah seniman tinju legendaris, membuka upacara pelantikan dengan pidato yang menggugah tentang perjalanan hidupnya di dunia tinju—mulai dari masa mudanya sebagai petinju yang berlatih di sasana Joe Frazier, hingga menjadi sosok yang bisa dibilang sebagai seniman tinju terhebat dalam sejarah olahraga ini. Slone juga berbicara mengenai perjuangannya saat ini melawan kanker stadium IV.
Jessie Vargas, mantan juara kelas welter WBO yang kehilangan gelarnya saat melawan Manny Pacquiao di Thomas & Mack Center pada tahun 2016, juga dilantik sebagai bagian dari angkatan 2026. Vargas didampingi oleh banyak teman dan anggota keluarga yang hadir untuk memberikan dukungan saat pelantikan; ia menyoroti peran penting dukungan keluarganya sejak ia masih muda dan berkarier sebagai petinju amatir. Vargas pensiun dengan rekor 29-4-2 (11 KO).
Raul Marquez, komentator legendaris Raul Marquez—mantan juara kelas menengah junior IBF dan anggota tim Olimpiade AS tahun 1992—dikukuhkan sebagai bagian dari angkatan tahun 2026; ia berbicara mengenai dedikasinya terhadap olahraga ini, baik sebagai petinju maupun sebagai komentator. Marquez berkarier di dunia tinju dari tahun 1992 hingga 2008 dan pensiun dengan rekor 41-4-1 (29 KO).
Marcos Maidana, sosok yang sangat digemari oleh para penggemar tinju di Nevada, turun dilantik. Maidana petarung tangguh dengan pukulan keras, yang berkarier antara tahun 2004 hingga 2014, hingga kini masih menjadi salah satu petinju yang paling dikenal di dunia maya, mengingat cuplikan kemenangannya atas Adrien Broner pada tahun 2013 sering muncul di berbagai platform media sosial. Namun, selain penampilan impresif saat merebut gelar juara dari Broner, ia juga tampil tak kalah memukau dan penuh semangat saat menghadapi Floyd Mayweather pada tahun 2014. Maidana tercatat sebagai satu dari segelintir petinju yang mampu mendesak Mayweather hingga ke ambang kekalahan. Ketiga pertarungan tersebut berlangsung di MGM Grand, Las Vegas. Maidana memutuskan pensiun setelah kekalahan dari Mayweather dengan rekor akhir 35-5 (31 KO).
Gerry Cooney, sosok yang dikenang sebagai salah satu petinju kelas berat terbaik yang tidak pernah memenangkan gelar juara dunia. Pidatonya penuh semangat. Ia berbicara tentang kecintaannya pada olahraga ini dan dedikasinya untuk menjalani hidup sebagai sosok yang membawa dampak positif. Ia juga menceritakan hari ketika ia mengambil keputusan paling penting dalam hidupnya.
“Pada 21 April 1988, saya berhenti minum alkohol,” ujar Cooney kepada hadirin saat pidatonya. “Itu terlambat enam tahun.”
Namun, Cooney tidak menyesalinya dan mengungkapkan keyakinannya bahwa pada akhirnya segalanya berjalan dengan baik.
“Saya rasa Tuhan menjaga saya,” katanya. “Saya mencintai dunia tinju. Saya mencintai orang-orang di dunia tinju. Kita berjuang untuk bangkit, membersihkan debu dari celana kita, dan melangkah maju. Saya senang membantu orang bangkit dari lantai dan membersihkan diri.”
Cooney menutup pidatonya dengan gurauan yang ditujukan kepada mantan rival sekaligus sahabatnya saat ini, Larry Holmes. Ia mengatakan bahwa jika mereka bertarung ulang hari ini, ia akan “menghajarnya habis-habisan”. Pernyataan ini sampaikan sambil tersenyum dan tertawa. Mengingat keduanya kini dikenal memiliki persahabatan yang erat, tak banyak hadirin yang menganggap ucapan itu lebih dari sekadar candaan akrab antar-sahabat.
Cooney pernah terlibat dalam salah satu pertarungan terbesar dalam sejarah Nevada saat ia menantang Larry Holmes untuk memperebutkan gelar kelas berat WBC pada tahun 1982; pertarungan itu dimenangkan oleh Holmes melalui TKO pada ronde ke-13. Pertarungan terakhir Cooney adalah kekalahan akibat penghentian pertandingan di ronde kedua saat melawan George Foreman pada tahun 1989.
MVP Promotions, menerima penghargaan “Trailblazer Award”. Bill Caplin dianugerahi “Uncle Bill Award,” “Marc of Distinction Award” [yang dinamai berdasarkan nama Marc Ratner] diberikan kepada Dave Moretti, dan “Yo Adrian Award” diberikan kepada Martha Vargas, istri dari mantan juara kelas menengah yunior IBF dan WBA, Fernando Vargas. Sementara itu, Larry Wade menerima “President’s Excellence Award”.
Ratusan orang hadir untuk merayakan malam bersejarah tersebut, seperti: Robert Byrd, Iran Barkley, Mikaela Mayer, Miguel Diaz, Chad Dawson, Antonio DeMarco, Brian Mendoza, Junior Jones, Kevin Kelley, Danny Lopez, Ishe Smith, Paul Spadafora, James Toney, Michael Nunn, Fernando Vargas, Fernando dan Emiliano Vargas, Hasim Rahman, Nico Foster, Jeff Mayweather, Floyd Mayweather Sr., Jacob Duran, Elena Reid, Layla McCarter, Jarrett Hurd, Wayne McCullough, Giovanni Marquez, Regis Prograis, Kenny Bayless, Shawn Porter, Nate Jones, “Bones” Adams, Lamon Brewster, Fres Oquendo, dan Marco Antonio Barrera. Itu sangat luar biasa. [Fightnews/David Finger]
Baca Juga
Advertisement