Musuh Manny Pacquiao Hadir di Pertemuan Mantan Petinju Indonesia

KBTI COVER PAKE INI
Salah satu musuh legenda Manny Pacquiao [paling kiri] menghadiri pertemuan mantan petinju di Ezy Pratama Foundation, Jakarta, Sabtu, 11 Juli 2026.

Rondeaktual.com – Salah satu musuh petinju legendaris Manny Pacquiao, Agus Slamet alias Ippo Gala, menghadiri pertemuan mantan petinju Indonesia di Ezy Pratama Foundation, Blok AG 14 Kavlin Nomor 2 Perkavlin, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu, 11 Juli 2026.

Ippo Gala bertanding dengan Manny Pacquiao untuk kelas terbang sepuluh ronde di Mandaluyong City Sports Complex, Mandaluyong, Metro Manila, Filipina, 27 Juli 1996.

Ippo Gala TKO pada ronde kedua. “Pukulannya dahsyat. Saya tidak pernah menyangka dia bisa sehebat seperti sekarang. Saya dengar ikon tinju Filipina itu mau naik ring lagi. Itu hebat,” puji Ippo Gola, 56 tahun, atau lebih tua 9 tahun dari Manny Pacquiao 47 tahun.

Advertisement

Ippo Gala pernah mengalahkan petinju Indonesia, antara lain Little Pono Arema Malang, Hasan Lobubun, Alex Rabadeta. Ippo Gala bertanding imbang melawan Yunus Tiran.

Ippo Gala didampingi istri tercinta, Rustinah yang baru saja dipercaya sebagai bendahara Ikatan KBTI yang baru. Wadah mantan petinju ini dipimpin oleh mantan kelas bantam yunior southpaw Tobias Pattiasina. Rustinah berjanji akan terbuka dalam hal keuangan.

KBTI 1Ippo Gala [kiri].

Advertisement

Pertemuan berlangsung di tempat yang bersih dan sejuk. Hadir antara lain; Feras Taborat, Wage Nusantara, Rainold Hursepuny, Lado, Agus Ray, Nyoto Arizona, John Seran, Dace Maigoda, Ubet Pakpahan, Hendra Julio, John Manusiwa, Hanny Manansang, Demi Ahuluheluw, dan masih banyak.

Dalam pertemuan hari Sabtu, dibahas tentang rencana menyelenggarakan pertandingan tinju profesional. Belum dibicarakan apakah menggandeng KTI sebagai badan tinju pro tertua Indonesia atau badan tinju lainnya.

Situasi tinju amatir Indonesia saat ini sedang terbelah. Sementara, tinju pro lebih suka menandingkan partai kelas member karena menghasilkan uang. Tinju member dikenal mampu membawa supporter dalam jumlah banyak. Mereka datang dengan cara membeli tanda masuk yang dijual panitia. Untung besar.

Advertisement

“Kalau mau memajukan tinju pro, mulailah dengan pertandingan empat ronde, kemudian enam ronde, dan seterusnya. Sekarang kita sulit mendapatkan petinju usia muda,” ujar Tobias Pattiasina. *