Adi Swandana, Juara PON Kelas Welter Ringan, Meninggal di Bali

ADI SWANDANA COVER

Rondeaktual.com – Sedih mengabarkan berita duka atas meninggalnya petinju legendaris Drs I Gusti Agung Adi Swandana. Adi dikabarkan meninggal dunia akibat sakit di Bali, hari ini, Rabu, 18 Februari 2026.

Pelatih PPOP Ragunan, Ricky Notty pertama kali mengabarkan berita duka Adi Swandana meninggal dunia di Bali.

Adi Swandana adalah petinju asal Bali yang sangat menonjol prestasinya. Salah satu kemenangan paling bersejarah dan paling banyak diingat penggemar tinju terjadi ketika ia mengalahkan nama besar Syamsul Anwar Harahap [DKI Jakarta]. Adi Swandana mengalahkan Syamsul Anwar Harahap dalam final kelas welter ringan Pekan Olahraga Nasional [PON] X/1981 Jakarta.

Advertisement

ADI SWANDANA DALAM

Pada PON berikutnya, PON XI di GBK Senayan Jakarta, 11-18 September 1985, Adi Swandana gagal mempertahankan medali emas dan merebut medali perunggu kelas welter ringan. Dalam semifinal, Adi Swandana kalah melawan Manimbul Silaban [Jambi], yang akhirnya memenangkan medali emas melalui kemenangan atas Alberth Papilaya.

Setelah pensiun dari tinju, Adi Swandana yang pernah merebut medali perunggu SEA Games, menghabiskan waktunya sebagai pelatih Pertina Bali. Ia mendirikan sasana bernama Adi Swandana Boxing. Kornelis Kwangu Langu adalah salah satu murid Adi Swandana yang mencapai karier sebagai juara SEA Games dan juara PON.

Advertisement

Ketika Indonesia tuan rumah Asian Games XVIII pada tahun 2018, Adi Swandana dipercaya sebagai pelatih untuk menangani petinju Indonesia. Asian Games XVIII menghasilkan dua medali perunggu melalui Sunan Amoragam [kelas bantam putra] dan Huswatun Hasanah [kelas ringan putri].

Perjalanan Adi Swandana dalam olahraga ini, baik sebagai petinju maupun pelatih, menyisahkan banyak kenangan.

Selamat jalan Bapak Adi Swandana, nama dan karyamu tak akan lekang oleh waktu. *

Advertisement