Rondeaktual.com – Pertandingan tinju kembali akan berlangsung di Studio TVRI, Jakarta, Jumat malam, 13 Februari 2026. Jangan lewatkan.
Itu merupakan karya Victoria Boxing, sebagai pembuktian bahwa tinju profesional masih ada.
Pertandingan besok malam menampilkan partai empat ronde, sebagai langkah awal menuju prestasi yang lebih besar.
Baca Juga
Advertisement
Pembinaan tinju yang baik atau regenarasi yang tepat adalah ketika promotor memulainya dengan partai empat rondean, yang dikenal sebagai partai pembibitan, atau populer disebut partai eliminasi.
Dari 4 ronde menuju 12 ronde, merupakan tahapan untuk mencapai prestasi nasional, internasional, dan ujungnya adalah gelar dunia yang sangat kita dambakan.
Pertandingan tinju mendatang direncanakan berjalan selama satu tahun, yang akan diselenggarakan setiap bulan. Ini menjadi jawaban atas keraguan insan tinju profesional dengan berbagai event tinju era Tik Tok seperti HSS, Biyon, dan lainnya.
Baca Juga
Advertisement
Penggemar tinju sering melihat mereka bertanding dalam partai empat rondean, tiba-tiba sudah ke jenjang internasional. Bagaimana tahapan prestasi yang sesungguhnya, patut dipertanyakan.
Tinju TVRI pada Jumat malam merupakan percobaan peleburan badan tinju profesional. Bayangkan, Ketua Panitia dari Dewan Tinju Indonesia, Pengawas Pertandingan dari Federasi Tinju Profesional Indonesia, Inspektur Pertandingan dari Organisasi Fungsionaris Tinju [OFT] lain dan timekeeper juga dari OFT lain.
Itu pertanda baik. Membuka kemungkinan semua OFT disatukan. Tidak terbelah seperti tahun-tahun terakhir ini. Terlalu banyak badan tinju pro juga tidak bagus untuk kemajuan olahraga.
Baca Juga
Advertisement
Sebelumnya, hanya ada Komisi Tinju Indonesia [KTI] sebagai wadah tunggal tinju pro Tanah Air. KTI adalah yang tertua. Sekarang ada enam organisasi tinju yang mengawasi pertandingan tinju pro Tanah Air.
Dari enam yang sudah ada, datang lagi versi baru, dan bukan tidak mungkin bertambah lagi dan terus bertambah. Ini bisa membuat bingung penggemar tinju.
Promotor Willem Lodjor di GOR Otista, Kampung Melayu.
Baca Juga
Advertisement
6 Organisasi Tinju Pro
- Komisi Tinju Indonesia [KTI].
- Asosiasi Tinju Indonesia [ATI].
- Komisi Tinju Profesional Indonesia [KTPI].
- Federasi Tiju Indonesia [FTI].
- Federasi Tinju Profesional Indonesia [FTPI].
- Dewan Tinju Indonesia [DTI].
Begitu banyak badan tinju. Tetapi ketua umumnya tidak mau diganti, kecuali meninggal dunia. Tidak pernah dengar ada rencana Musyawarah Nasional [Munas] atau Rapat Kerja Nasional [Rakernas]. Padahal, Munas harus diadakan setiap empat tahun dan Rakernas setiap tahun. Sekarang banyak yang demisioner.
Itu akibat tidak pernah dilaksanakan Munas. Sudah tidak sehat. Tidak pernah pemilihan ketua umum tetapi masih terus menjabat. Kebanyakan di antara badan tinju hanya berambisi mengejar posisi Inspektur Pertandingan.
Sudah saatnya penyatuan semua organisasi tinju sehingga dapat tercipta strong commission.
Baca Juga
Advertisement
Willem Lodjor, adalah mantan petinju pro, pendiri Lembata Boxing Camp Jakarta, dan seorang promotor berlisensi B.