Rondeaktual.com – Petinju legendaris Wongso Suseno meninggal dunia karena sakit dalam usia 80 tahun di RKZ Malang, Jawa Timur, Senin, 17 November 2025.
Wongso Suseno adalah pemegang medali emas kelas welter ringan PON VII/1969 Surabaya dan pemegang sabuk juara tinju profesional OBF/Asia kelas welter yunior tahun 1975. Wongso lahir di Malang, 17 November 1945, dengan nama Wong Kok Sen.
Jadwal Persemayaman dan Kremasi Bapak Wongso Suseno
Kamis, 20 November
Baca Juga
Advertisement
- Pukul 10.00: Persiapan untuk masuk peti.
- Pukul 18.00: Kebaktian tutup peti.
Jumat, 21 November
- Pukul 18.00: Doa malam kembang.
Sabtu, 22 November
- Pukul 08.00: Prosesi dan pemberangkatan dari Rumah Duka Panca Budi Malang.
- Pukul 09.30: Doa dan kremasi di Krematorium Junrejo, Batu, Jawa Timur.
Perjalanan Tinju Wongso Suseno
Tahun 1969
Baca Juga
Advertisement
- Wongso Suseno merebut medali emas kelas welter ringan PON VII/1969 di Surabaya.
Tahun 1975
- Wongso Suseno memenangkan pertarungan internasional non gelar sepuluh ronde melawan Art Alcantara, petinju asal Sampaloc, Metro Manila, Filipina, di Jakarta, 23 Mei 1975.
Tahun 1975
- Wongso Suseno merebut gelar OBF kelas welter yunior dari tangan juara Chang Kil Lee {Korea Selatan] melalui pertarungan 12 ronde tanpa knockdown di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 28 Juli 1975.
Orient Boxing Federation (OBF) adalah gelar tinju pro untuk wilayah Asia, yang kemudian berubah menjadi Orient and Pacific Boxing Federation (OPBF, Asia dan Pasifik), menyusul masuknya Australia.
Baca Juga
Advertisement
Tahun 1976
- Wongso Suseno mengalahkan petinju kuat Filipina, Dan de Guzman melalui TKO ronde kesembilan untuk mempertahankan gelar OBF kelas welter yunior di Istora Senayan Jakarta, 10 April 1976.
Tahun 1976
- Wongso Suseno menang angka atas Hubert Kang, dalam pertandingan non gelar kelas welter di Seoul, Korea Selatan, 8 Oktober 1976.
Tahun 1977
Baca Juga
Advertisement
- Wongso Suseno sukses mempertahankan sabuk juara OPBF, setelah menang angka atas penantang hebat asal Korea, southpaw Sang Hyun Kim, Jakarta 24 Januari 1977. Hampir dua tahun kemudian, Kim asal Busan menjadi juara dunia WBC kelas welter yunior. Kim menghabisi sang juara dunia asal Thailand, Saensak Muangsurin di Seoul, 30 Desember 1978.
Tahun 1977
- Wongso Suseno kehilangan gelar, menyusul kekalahan melawan petinju Filipina yang tidak disangka-sangka Moises Contoja, di Istora Senayan, Jakarta, 29 September 1977.
Tahun 1984
- Wongso Suseno menjalani pertandingan terakhir melawan Kai Siong di GOR Krida, Kraksaan, Probolinggo, Minggu, 3 Maret 1984. Ini adalah pertandingan eksibisi kelas welter enam ronde tanpa hakim tanpa pemenang. Joppy Limahelu yang menjadi orang ketiga di dalam ring, mengangkat kedua tangan petinju.
Baca Juga
Advertisement