Katie Taylor Menang Unanimous Decision di Pertandingan Terakhirnya

TAYLOR TANGAN KE ATAS

Rondeaktual.com – Legenda tinju Irlandia, Katie Taylor, 40 tahun, berhasil mencapai cita-cita dengan memenangkan pertandingan terakhirnya melawan juara dunia IBO kelas welter yunior asal Prancis, Flora Pili, 29 tahun. Berlangsung di hadapan jumlah penonton yang luar biasa 83.000 di tempat yang bersejarah di Croke Park, Dublin, Irlandia, Sabtu malam, 5 September 2026.

Taylor memenangkan pertandingan 10 ronde durasi 2 menit melalui putusan mutlak [unanimous decision] atas Flora. Taylor memenangkan gelar tinju dunia wanita dari lima badan pemberi sanksi, mulai dari yang tertua WBA, WBC, IBF, WBO, IBO. Di pertandingan ini, Taylor adalah juara WBA, IBF, WBO. Sedangkan Pili juara IBO dan juara WBC kosong. Sekarang Taylor menggabungkan semua gelar juara dunia kelas welter. Menjadi juara tak terbantahkan [undisputed].

Kemenangan Taylor sekaligus mencerak rekor tiga kali menjadi juara dunia undisputed, setelah sebelumnya menjadi juara dunia undisputed kelas ringan, kelas welter yunior, dan Minggu pagi ini kembali merebut gelar juara dunia undisputed kelas welter yunior.

Advertisement

Semua itu buah dari kerja keras yang luar biasa. Ia mengakhir karier tinju dengan ucapan selamat tinggal tinju. Di usia 40 tahun seperti sekarang, Taylor ingin betul-betul pensiun dari tinju. Ia telah melewati lebih 30 tahun sebagai petinju, yang dimulai dengan cara pura-pura menjadi seoarang anak laki-laki agar bisa menjadi petinju. Ketika itu tinju wanita belum diperkenalkan. Banyak negara melarang tinju wanita.

Pada Olimpiade London 2012, ketika tinju wanita pertama kali dipertandingkan dan hanya menandingkan tiga kelas, maka lahirnya tiga juara tinju pertama dalam sejarah olimpiade.

  • Nicola Virginia Adams [Inggris Raya], merebut medali emas kelas terbang.
  • Katiet Taylor [Irlandia], merebut medali emas kelas ringan.
  • Claressa Sheilds [Amerika Serikat], merebut medali emas kelas menengah. [Foto dok/tangkapan layar]

Advertisement