Roberto Duran 75 Tahun, Kisah yang Sangat Indah

DURAN TINJU INDONESIA
Roberto Duran menjadi sampul depan Majalah “Tinju Indonesia” edisi Maret 1984. Pada tahun 1990, majalah ini tutup akibat keuangan yang terus memburuk.

Rondeaktual.com – Legenda tinju Panama, Roberto Duran berusia 75 tahun.

Duran, juara dunia empat kelas, lahir di Guarare, Panama, 16 Juni 1951. Ibunya warga Panama dan ayahnya dari Meksiko. Sebagai seorang fighter sejati, Duran adalah penyerbu paling brutal bagi setiap lawan, mengejar ke segala penjuru. Ia mendapat julukan Manos de Piedra atau Hands of Stone.

Duran mendapat status ikonik di negaranya. Dihormati sebagai petinju terbesar yang pernah lahir dari Panama. Dia merupakan pahlawan olahraga, yang selalu berbaik hati.

Advertisement

Dikutip dari tulisan Gabriel F. Cordero melalui Fightnews.com, Duran merupakan anak kedua dari delapan bersaudara yang lahir dari pasangan Clara Samaniego, seorang warga Panama, dan Margarito Duran Sanchez, seorang warga Meksiko.

Duran ditinggalkan ayahnya pada usia satu tahun lima bulan, ia dilahirkan dengan prognosis yang buruk, yang berarti harapan untuk hidup yang pendek.

Pada usia tujuh tahun, anak laki-laki ini bertarung dalam aksi pembukaan acara tinju untuk mendapatkan satu dolar lima puluh sen, yang dia berikan kepada ibunya, sambil berkata: “Jangan khawatir, Ibu, ketika saya dewasa segalanya akan berubah.”

Advertisement

Seiring berjalannya waktu, ia menjadi atlet terhebat dalam sejarah Panama dan salah satu dari 100 petarung terbaik dalam sejarah tinju dunia.

Duran adalah satu-satunya petinju profesional yang bertarung dalam lima dekade berbeda: tahun 1960an, 1970-an, 1980-an, 1990-an, dan 2000-an.

Duran memulai debut profesionalnya pada 23 Februari 1968 dan berakhir pada 14 Juni 2001, menghasilkan rekor profesional menang-kalah 103-16 [70 dengan KO].

Advertisement

Berdasarkan buku Boxing Who`s Who yang ditulis oleh Ian Morrison, London tahun 1993, Duran membuat catatan penting dengan mengikuti 21 kejuaraan dunia [13 untuk kelas ringan, 2 kelas welter, 3 kelas menengah yunior, 2 kelas menengah, dan 1 kelas menengah super]. Hasil menang-kalah 16-5. Duran empat kali menjadi juara dunia di kelas berbeda.

Duran Juara Dunia Empat Kelas

  • Kelas ringan: Duran Menang TKO-13 atas juara WBA kelas ringan Ken Buchanan [Inggris] di Madison Square Garden, New York City, 26 Juni 1972.
  • Kelas welter: Duran menang UD-15 atas juara kelas welter WBC Sugar Ray Leonard [Amerika Serikat] di Montreal, Kanada, 20 Juni 1980.
  • Kelas menengah yunior: Duran Menang TKO-8 atas juara WBA kelas menengah yunior [super welterweight] Davey Moore [Amerika Serikat] di Madison Square Garden, New York City, 16 Juni 1983.
  • Kelas menengah: Duran menang SD-12 atas juara kelas menengah WBC Iran Barkley [Amerika Serikat] di Convention Hall, Atlantic City, 24 Februari 1989.

DURAN KONVENSI WBC

KAMIS DURAN LEONARDDuran [kanan] versus Leonard.

Advertisement

Duran tiga kali kejuaraan dunia melawan seniman ring “Sugar” Ray Leonard.

  • Pertama: Menang UD-15 di Montreal, 20 Juni 1980. Duran merebut gelar WBC kelas welter.
  • Kedua: Kalah TKO-8 di New Orleans, Louisiana, Amerika Serikat, 25 November 1980. Pada ronde kedelapan, Duran tiba-tiba saja menghentikan pertandingan dengan cara mengangkat kedua tangannya ke atas. Duran menyerah dan bicara: “No mas, no mas, no mas” [tidak lagi, tidak lagi, tidak lagi]. Di New Orleans Duran kehilangan gelar WBC kelas welter dalam pertandinagn ulang langsung dengan Leonard.
  • Ketiga: Kalah UD-12 di The Mirage, Las Vegas, 7 Desember 1989. Duran gagal memenangkan gelar WBC kelas menengah super.

Di luar itu, Duran juga berhadapan dengan nama-nama legendaris seperti:

Duran menang KO-11 atas Esteban de Jesus [Puerto Rico] untuk gelar WBA kelas ringan di Panama City, pada tahun 1974.

Advertisement

Duran menang angka 10 ronde atas Saoul Mamby [Amerika Serikat] di Miami Beach, Florida, pada tahun 1976. Mamby adalah petinju yang mengalahkan Thomas Americo [Gajayana Malang, Indonesia] dalam pertandingan 15 ronde kejuaraan dunia WBC kelas welter yunior di Istora GBK Senayan, Jakarta, pada tahun 1981.

Duran kalah UD-15 melawan Wilfred Benitez [Puerto Rico] kejuaraan dunia WBC kelas menengah yunior di Caesars Palace, Las Vegas, pada tahun 1982. Benitez adalah juara dunia termuda, 17 tahun, sepanjang sejarah tinju.

Duran kalah UD-12 melawan southpaw Marvin Hagler [Amerika Serikat] kejuaraan dunia kelas menengah WBA, WBC, IBF, di Caesars Palace, pada tahun 1983.

Advertisement

Duran sekali kalah melawan Thomas Hearns [Amerika Serikat]. Duran dua kali kalah melawan petinju nyentik Hector Camacho dan dua kalah melawan Vinny Pazienza.

Duran adalah bagian dari warisan nasional Panama—duta olahraga terkemuka, idola sejati, dan pahlawan nasional. Seorang pria autentik, sangat baik hati, dan tuan rumah yang luar biasa, Duran memiliki tempat istimewa di hati ribuan warga Panama pada tahun 70-an dan 80-an, pada eranya yang sangat gemilang.

Duran menjalani pertandingan terakhirnya dan kalah angka 12 ronde kelas menengah super melawan Hector Camacho di Colorado, pada Juli 2001, ketika Duran sudah berusia 50 tahun. Duran menutup tinju profesionanya dengan menang-kalah 103-16 [70 dengan KO].

Advertisement

Penulis ingin menyampaikan “selamat hari ulang tahun untuk orang yang luar biasa, Roberto “Manos de Piedra” Duran. Semoga sehat semangat sepanjang hari dan sukses selalu. [Finon Manullang]