Coretan Non-M: 10 Pertandingan Terakhir Daud Yordan

DAUD YORDAN COVER PAKE INI

Rondeaktual.com – Daud “Boxing Senator” Yordan, 39 tahun, sedang menyusun rencana “kembali naik ring” setelah dua tahun tidak bertinju. Daud ingin bertanding di Kalimantan Barat, pada Oktober 2026.

Berikut catatan 10 pertandingan terakhir Daud Yordan, yang memiliki rekor resmi menang-kalah 43-4, 31 KO, sekali no contest.

10 Pertandingan Terakhir Daud Yordan

Tahun 2024: Menang KO-8 atas Hernan Carrizo (Argentina) di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Kalimantan Barat. Daud merebut gelar kosong IBA kelas welter yunior, yang dipromotori Gustiantira Alandy dari M-Pro International Jakarta.

Advertisement

Tahun 2022: Menang TKO-6 atas Panya Uthok (Thailand) di Balai Sarbini Convention Hall, Jakarta. Daud yang terkenal dengan jab-straight, hook, dan upper cut, memukul lawan jatuh-bangun sampai tidak berdaya. Daud mempertahankan gelar WBA Asian Boxing Council Silver kelas welter yunior.

Tahun 2021: Menang TKO-5 melawan Rachata Khaophimai (Thailand) di World Siam Stadium, Bangkok. Daud merebut gelar kosong WBC Asian Boxing Council Silver kelas welter yunior.

Tahun 2019: Menang TKO-8 melawan Michael Mokoena (Afrika Selatan) di Batu, Jawa Timur. Daud merebut gelar IBA kelas welter yunior dan gelar WBO Oriental kelas welter yunior yang kosong.

Advertisement

Tahun 2019: Menang TKO-5 atas Aekkawee Kaewmanee (Thailand) di Pattaya, Thailand. Daud merebut gelar WBC International Challenge Belt kelas welter yunior.

Tahun 2018: Kalah UD-12 melawan mantan juara dunia WBA kelas ringan Anthony Crolla (Inggris) di Manchester. Skor 116-112, 116-112, 116-112. Ini adalah pertandingan eliminator WBA kelas ringan, yang pemenangnya menjadi penantang wajib.

Tahun 2018: Menang KO-8 melawan Pavel Malikov (Rusia) di Ekaterinburg, Rusia. Pada ronde 6, wasit mengurani satu poin Malikov karena pelanggaran. Daud merebut gelar WBO Inter-Continental kelas ringan.

Advertisement

Tahun 2017: Menang KO-2 melawan Campee Phayom (Thailand) di Singapura. Ini adalah partai tambahan yang direncanakan delapan ronde.

Tahun 2016: Menang UD-10 melawan Cristian “El Zorrito” Rafael Coria (Argentina) di Montevideo, Uruguay. Daud menjatuhkan lawan pada ronde pertama dan akhirnya menang mutlak untuk merebut gelar WBA International kelas ringan.

Tahun 2016: Menang teknik pada ronde 9 melawan Yoshitaka Kato (Jepang) di Balai Sarbini Convention Hall, Jakarta. Ini merupakan pertandingan sangat menghibur sekaligus membuat sebagian penonton jantungan. Pada ronde sembilan, pertandingan dihentikan wasit setelah alis kiri Daud robek dan berdarah akibat headbutt. Setelah hitung angka, Daud unggul di kartu hakim dan mempertahankan gelar WBO Asia Pacific and Africa kelas ringan.

Advertisement

Pada 10 pertandingan terakhirnya, Daud Yordan hanya sekali kalah ketika ia datang ke Menchester, Inggris, menghadapi mantan juara dunia WBA kelas ringan Anthony Crolla.

DAUD YORDAN COVER JUGA

Tentang Daud Yordan

  • Nama: Daud Yordan.
  • Julukan: Boxing Senator.
  • Tempat dan tanggal lahir: Simpang Dua, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, 10 Juni 1987.
  • Usia: 39 tahun.
  • Tinggi: 170 sentimeter.
  • Jangkauan: 173 sentimeter.
  • Gaya bertinju: Orthodox (tangan kiri di depan dan tangan kanan di belakang).
  • Pertama naik ring: Menang TKO-1 (rencana 6 ronde) melawan Anshori Anhar di Studio GTP Indosiar, Jakarta, 25 Agustus 2005.
  • Terakhir naik ring: Menang KO-8 (rencana 12 ronde) melawan Hernan Carrizo (Argentina) di Pontianak, 7 September 2024. Daud Yordan, untuk kedua kalinya, merebut gelar IBA (world) kelas welter yunior.
  • Rekor:Menang-kalah 43-4-0, 31 KO, sekali dinyatakan no contest.

Gelar dunia:

  • Tahun 2012, Daud Yordan merebut gelar kosong IBO kelas bulu, menang KO-2 melawan Lorenzo Villanueva (Filipina).
  • Tahun 2013, Yordan merebut gelar kosong IBO kelas ringan, menang UD-12 melawan Daniel Brizuela (Argentina).
  • Tahun 2019 di Batu, Yordan merebut gelar IBA kelas welter yunior, menang TKO-8 melawan Michael Mokoena (Afrika Selatan).
  • Prestasi amatir: Daud adalah pemegang medali perunggu kelas bantam Piala Presiden RI ke-20 di Batam, Kepuluan Riau, tahun 2004.

Non-M adalah Finon Manullang, menulis untuk tinju.

Advertisement