Oleksandr Usyk Fokus pada One Last Dance Melawan Deontay Wilder

USYK SCREENSHOT

Rondeaktual.com – Mantan dua kali juara dunia sejati [undisputed] kelas berat kidal Oleksandr Usyk [Ukraina] fokus pada pertandingan terakhirnya [One Last Dance] melawan mantan juara dunia WBC kelas berat Deontay Wilder [Amerika Serikat].

Rencana one Last Dance terus didiskusikan dengan Zuffa Boxing milik Dana White, yang akan menggelar laga perpisahan Usyk.

Usyk dan Wilder hampir sama tuanya. Usyk 39 tahun dan Wilder 40 tahun. Usyk melepas semua gelar juara dunia kelas beratnya karena ingin bebas memilih lawan.

Advertisement

Pertandingan Terakhir Usyk dan Wilder

  • Usyk naik ring melawan raja kickboxer asal Belanda Rico Verhoeven di tempat yang bersejarah Pyramids of Giza, Giza, Mesir, 23 Mei 2026. Usyk menang TKO pada ronde 11 menyisahkan 1 detik, yang menimbulkan kontroversi. Wasit disalahkan. Padahal lamanya pertandingan tinju ditentukan oleh time keeper, bukan wasit. Menang TO ronde 11, Usyk mempertahankan gelar WBC dan WBA.
  • Wilder terakhir bertanding 12 ronde melawan veteran Derek Chisora [Inggris] di The O2 Arena, London, 4 April 2026. Wilder menang angka secara split.

Sebelumnya WBC telah memerintahkan, jika Usyk mempertahankan gelarnya, maka lawan berikut adalah penantang wajib seorang juara WBC Interim asal Jerman, Agit Kabayel. Usyk menolak perintah WBC dan melepas semua gelar juara dunianya [WBA Super, WBC, IBF]. Ia lebih suka bebas memilih lawan.

Usyk telah menyelesaikan pertandingan tanpa kalah, 25-0 [16 dengan KO]. Rekor Wilder 45-4-1 [43 KO]. Empat kekalahan Wilder datang dari:

Advertisement

  • Tyson Fury, dua kali.
  • Joseph Parker.
  • Zhilei Zhang.

Wilder sekali draw pada pertandingan pertamanya melawan Fury.

Usyk memilih Wilder sebagai lawan berikut karena ia menilai Wilder adalah satu-satunya petinju kelas berat elite di eranya yang belum pernah ia hadapi. Saat BBC bertanya apakah “aksi terakhirnya” itu bisa saja berlanjut menjadi beberapa pertarungan. Usyk menjawab tidak. “Yang terakhir cuma satu. Bukan tiga laga terakhir, bukan lima laga terakhir. Hanya satu.”

“Usyk telah menyatakan bahwa ia memandang Deontay Wilder sebagai lawan untuk pertarungan terakhirnya,” ujar direktur tim Usyk, Sergey Lapin. Sejauh ini belum ada kesepakatan yang ditandatangani. [Sumber BBC]

Advertisement