Anthony Joshua Mengakui Kunci Kemenangannya Jab-Straight

JOSHUA VS PRENGA TL 26 JULI 2026

Rondeaktual.com – Mantan juara dunia kelas berat Anthony Joshua [Inggris] memenangkan pertandingan melalui KO yang sangat dramatis atas Kristian Prenga [Albania]. Kemenangan itu sekaligus menyelamatkannya dari kemungkinan KO di Jeddah Superdome, Arab Saudi, Sabtu malam, 25 Juli 2026.

Sebelum terjatuh di sudut ring, Prenga dua kali membuat Joshua knockdown pada ronde pertama. Meski sudah terjatuh, Joshua tetap tersenyum. Memasuki ronde kedua, Joshua mulai tenang dan melepaskan jab-straight mengenai bagian kepala Prenga.

Joshua mengakui, jab-straight itulah yang membuka kemenangannya. Setelah melepaskan jab-straight yang langsung membuat Prenga setengah limbung, Joshua meneruskan empat pukulan tanpa balas membuat Prenga ambruk tidak mampu berdiri.

Advertisement

Joshua mengakui pada ronde pertama adalah situasi yang benar-benar kritis. Dua kali terjatuh dan dua kali dua kali mendapat hitungan dari wasit bukanlah masalah biasa. Sekali lagi Joshua terjatuh, maka otomatis tamat.

Joshua menepis kekhawatiran soal ketahanannya menerima pukulan. Dia seolah tidak memiliki dagu yang kuat. Dua knockdown memicu pertanyaan paling krusial dalam konferensi pers pasca-pertandingan.

Walaupun Joshua berhasil selamat dari situasi kritis dan mengakhiri laga sesuai prediksi, banyak pihak yang bertanya-tanya bagaimana performa petinju berusia 36 tahun itu jika menghadapi lawan yang lebih tangguh.

Advertisement

Joshua akan menghadapi Tyson Fury, yang sudah lama ditunggu-tunggu. Sehari sebelum Joshua menang KO atas Prenga, Fury menghentikan perlawanan veteran Mariusz Wach [Polandia] pada ronde ketujuh. Wach menolak meneruskan ronde kedelapan, yang terjadi di Pattaya, Thailand, Jumat, 24 Juli 2026.

JOSHUA DOWNJoshua vs Prenga.

JOSHUA VS PRENGA SCREENSHORT

JOSHUA TL 25 JULI 2026

Advertisement

Inilah yang Dikatakan Joshua

“Saya bertarung melawan seseorang yang telah memukul KO 20 orang. Dia jelas petinju yang tangguh. Dia mendaratkan uppercut yang telak ke arah saya.”

Kelas berat Inggris keturunan Nigeria itu meneruskan: “Saya bangkit kembali. Hal itu terjadi dalam 20 detik pertama ronde pertama. Saya bangkit, menerima pukulan keras, bertahan melewati situasi sulit, dan kembali bangkit di ronde kedua. Itulah ketahanan. Ketahanan adalah soal semangat, daya tahan fisik, dan segala aspek yang menyatu menjadi satu. Kemenangan bukan hanya soal satu hal; itu adalah kombinasi dari berbagai kualitas.” [Sumber PM News Nigeria, Foto Dok/Tangkapan layar]