Rondeaktual.com – Salah satu pelopor tinju wanita, Marischa “La Matadora” Sjauw, telah meninggal dunia akibat kanker pada usia 54 tahun. Ia wafat pada tanggal 19 Juni. Sjauw lahir di Suriname namun pindah ke Belanda, tempat ia memulai kariernya di dunia seni bela diri.
Ia kemudian beralih ke dunia tinju. Meski terdapat sejumlah tanda tanya mengenai beberapa pertarungan di awal kariernya, tidak ada keraguan sedikit pun mengenai kemampuan teknisnya. Ia adalah petinju yang tangguh dan andal, bahkan pernah menghentikan perlawanan petinju hebat Ann Sophie Mathis pada tahun 1995.
Sjauw kemudian menghabiskan beberapa tahun di Amerika Serikat dan berhasil meraih gelar juara dunia—versi IBA dan WIBF—di kelas ringan dan kelas welter yunior ringan. Ia bertarung melawan petinju-petinju terbaik, mengalahkan nama-nama seperti Zulfia Kutdyusova, Snodene Blakeney, dan Heike Noller, namun sempat menelan kekalahan dari Jane Couch.
Baca Juga
Advertisement
Pada tahun 2004, Sjauw dan suaminya saat itu, Marcel Niessen, pindah ke Berlin. Di sana, ia mengakhiri kariernya setelah kalah dari Heidi Hartmann dengan rekor akhir 22-6-1, lalu kembali ke Belanda.
Marischa terpilih untuk masuk dalam International Women’s Boxing Hall of Fame pada tahun 2022. [Sumber: Fightnews]
Baca Juga
Advertisement