Rondeaktual.com – Secara khusus, mantan petinju kidal Yance Rahajaan meminta maaf terkait dengan batalnya pertandingan tinju pro sabuk Kapolri di Studio TVRI, Jakarta.
Diberitakan Rondeaktual.com, rencana pertandingan di Studio TVRI Jakarta, Jumat malam, 28 Agustus 2026, yang sudah dipasang ring dan spanduk, dibatalkan, beberapa jam menjelang penimbangan [weight-in].
Jumat malam, seharusnya bertanding:
Baca Juga
Advertisement
- Kelas bulu: Ade Jackson [Bogor] versus Reymundus Noka Jr [Jakarta].
- Kelas menengah super: Rudy Key [Bekasi] versus Carlos Obisuru [Jakarta].
- Kelas welter: Tinus Logo [Bogor] versus Reyhan Afatar [Jakarta].
- Kelas ringan yunior: Mario Nahak [Tangerang] versus Rikardus Beke [Jakarta].
“Mengenai tinju sabuk Kapolri, saya meminta maaf karena tidak bisa terlaksana pada tanggal 28 Agustus,” kata Yance Rahajaan, dengan suara setengah rendah, seperti orang serak akibat berteriak di bawah ring. “Dengan berat hati, pertandingan tersebut tunda menjadi tanggal 11 September. Tempat tetap di Studio TVRI.”
Yance Rahajaan, yang dikenal paling suka mendirikan badan tinju pro baru di Indonesia, meneruskan: “Penundaan kerana situasi demo yang terjadi pada 27 Agustus. Penundaan sudah sesuai dengan aturan tinju pro [rules and regulation]. Artinya, penundaan tidak boleh tanpa batas. Masa penundaan dibatasi dua minggu. Petinju yang sudah terikat kontrak dan telah menerima uang panjar 30 persen, masih bisa dipertandingan dengan promotor yang sama pada 11 September mendatang. Bila pertandingan tunda lebih dua minggu, maka uang panjar otomatis hangus.”
Yance Rahajaan yang menjabat sebagai co-promotor, meneruskan: “Sekali lagi, saya meminta maaf kepada semua pihak yang terkait. Tinju tetap jalan. Sampai jumpa 11 September.”
Baca Juga
Advertisement