Daniel Kinahan Hadir di Pengadilan Dublin Setelah Diekstradisi dari Dubai

KINAHAN BS
Daniel Kinahan. (Boxingscene.com)

Rondeaktual.com – Daniel Kinahan, 49 tahun, pernah dikenal sebagai manajer tinju sekaligus pemilik perusahaan manajemen tinju MTK Global. Perusahaan tersebut telah bubar lebih dari lima tahun yang lalu.

Selama beberapa tahun, Kinahan menjadi tokoh penting dalam dunia tinju, bekerja sama dengan sejumlah promotor dan mengontrak bintang tinju besar seperti; Tyson Fury, Billy Joe Saunders, dan Michael Conlan. Ia juga dikabarkan memberikan bantuan uang kepada promotor di Asia.

Kinahan kembali ke tanah Irlandia, diekstradisi dari Dubai ke Dublin. Menghadapi dakwaan memimpin organisasi kriminal antara tahun 2015 dan 2017, terkait perannya sebagai sosok yang diduga memimpin Kelompok Kejahatan Terorganisir Kinahan.

Advertisement

Kinahan hadir di hadapan hakim Patrick McGrath, Sarah Berkeley, dan Fiona Lydon dalam persidangan yang dipimpin oleh tiga hakim tanpa melibatkan juri. Ia tidak didampingi penasihat hukum dan menyatakan kepada pengadilan bahwa ia belum sempat mengatur kehadiran pengacara setelah ditahan di Dubai.

Sebelumnya, pihak berwenang AS menawarkan imbalan sebesar $5 juta bagi siapa pun yang dapat membantu membawa anggota keluarga tersebut ke hadapan hukum.

Kinahan menerima surat perintah penangkapan dan hadir di pengadilan dua hari yang lalu. Ia menghadap tiga hakim di Pengadilan Kriminal Khusus (Special Criminal Court) yang berlokasi di kompleks Criminal Courts of Justice di Dublin.

Advertisement

Dakwaan yang dihadapi Kinahan—yakni pelanggaran terhadap Pasal 71A Undang-Undang Peradilan Pidana (Criminal Justice Act) tahun 2006—memiliki ancaman hukuman maksimal berupa penjara seumur hidup.

Kinahan menyampaikan kepada pengadilan bahwa ia belum sempat mengatur perwakilan hukum, sehingga sidang ditunda hingga 5 Oktober.

Ia ditanya apakah ingin hadir secara langsung atau melalui sambungan video, serta menanyakan apakah ia harus segera mengambil keputusan. Ia diberi tahu bahwa hal itu tidak wajib dilakukan saat itu juga, dan kemudian diinformasikan bahwa jika ia ingin mengajukan permohonan penangguhan penahanan, permohonan tersebut harus diajukan melalui Pengadilan Tinggi.

“Saya mengerti,” ujar Kinahan, dikutip dari Boxing Scene. “Saya rasa kita semua tahu bahwa saya tidak akan mendapatkan penangguhan penahanan, tetapi terima kasih atas penjelasannya.” *

Advertisement