Rondeaktual.com – Ryad Merhy berhasil menebus kekalahan tiga tahun silam dari petinju Afrika Selatan, Kevin Lerena melalui unanimous decision dua belas ronde. Kemenangan Merhy terjadi dalam pertandingan ulang kejuaraan dunia WBC kelas jembatan di Hall de Expositions di Charleroi, Belgia, Sabtu malam, 30 Mei 2026, atau Minggu pagi WIB.
Merhy, 33 tahun, adalah kelahiran Ouragahio, Ivory Coast [sering disebut sebagai Pantai Gading], 28 November 1992. Selain berhasil menebus kekalahannya, Merhy juga menjadi orang Belgia pertama yang menjadi juara dunia kelas jembatan. Kelas ini terjepit di antara kelas berat dan kelas penjelajah. Kelas ini dilahirkan oleh WBC, sekitar empat tahun silam.
Sebelumnya, Belgia pernah melahirkan Delfine Persoon sebagai juara dunia perempuan di kelas bulu WBC kemudian merebut gelar WBA kelas bulu.
Di hadapan publiknya sendiri yang berapi-api, Merhy berhasil mengeluarkan semua ilmu tinju yang dimilikinya. Merhy merebut sabuk juara dunia.
Pada pertandingan pertama mereka, Lerena mengalahkan Merhy untuk kejuaraan WBC Silver kelas jembatan 12 ronde di Emperors Palace, Kempton Park, Afrika Selatan, 13 Mei 2023.
Pembalasan Merhy cukup telak ketika tiga hakim tinju memberikan nilai 116-112, 117-111, dan 115-113. Semua untuk Merhy, yang sekarang rekornya menjadi 36-3, 29 KO. Rekor Lerena, yang pernah tumbang KO ronde 4 di tangan Daniel Dubois, turun menjadi menjadi 31-5, 15 KO. *
Baca Juga
Advertisement