Rondeaktual.com – Seorang petinju harus memiliki promotor dan itu tidak pernah ada pada kelas berat Swedia, kidal Otto Wallin, 35 tahun. Dia kalah melalui putusan miring saat bertanding melawan Tyson Fury yang berdarah-darah.
Wallin diberitakan telah bergabung dengan Zuffa Boxing, yang menjanjikan setidaknya tiga pertandingan besar dalam setahun. Wallin yang berbasis di Houston, Texas, mengumumkan di media sosial dan dalam sebuah wawancara dengan Expressen di kampung halamannya bahwa ia telah menandatangani kontrak dengan Zuffa Boxing. Tidak ada penjelasan siapa nama lawan yang akan dihadapi Wallin.
Petinju kidal itu pindah ke Houston tahun lalu dan kini dilatih oleh Ronnie Shields setelah sebelumnya dilatih oleh Joey Gamache sejak menjadi pemain profesional pada tahun 2013, menurut Fightnews.com.
Baca Juga
Advertisement
Wallin putus dengan Gamache setelah kekalahan dari Dereck Chisora pada tahun 2025 dan sejak itu telah bertarung sekali untuk mengalahkan lawan yang kelebihan berat badan Chris Thomas.
Nama Wallin mulai menyita perhatian dunia ketika datang sebagai underdog besar, mampu bertanding selama 12 ronde yang luar biasa melawan Tyson Fury. Wallin kalah melalui putusan miring 2-1, namun dunia memuji keberaniannya dan mengkritik habis penampilan Fury yang berdarah-darah. Wasit Tony Weeks membiarkan pertandingan terus berjalan berdarah-darah sampai lonceng terakhir terdengar panjang dari meja time keeper.
Baca Juga
Advertisement
Tentang Kelas Berat Kidal Otto Wallin
- Nama: Otto Wallin.
- Julukan: All-in.
- Tempat dan tanggal lahir: Sundsvall, Swedia, 21 November 1990.
- Usia: 35 tahun.
- Cara bertinju: Southpaw [tangan kiri di depan dan tangan kanan di belakang].
- Catatan pertandingan: Menang-kalah-seri-nc 28-3-0-1, 16 dengan KO.
- Pertandingan terakhir: Menang KO-2 atas Chris Thomas, di Tropicana Hotel, Atlantic City, New Jersey, 7 November 2025.
- Kalah melawan Fury: Setelah bertanding 12 ronde dan melukai bagian mata kanan Fury, Wallin dinyatakan kalah 2-1 di T-Mobile Arena, Las Vegas, 14 September 2019. *