Rondeaktual.com – Penggemar tinju dunia harus menunggu dua hari lagi untuk memastikan siapa kelas berat IBF terbaik; kidal Moses Itauma [Inggris, 21 tahun] atau Filip Hrgovic [Kroasia, 34 tahun].
Queensberry Promotions mempersembahkan pertandingan di The O2 Arena, Greenwich, London, Inggris, Sabtu, 29 Agustus, pukul 22.30, atau Minggu pukul 04.30 WIB. Pertandingan dapat dilihat di DAZN PPV. Itauma versus Hrgovic adalah pertandingan beda usia. Itauma lebih muda 13 tahun dari Hrgovic 34 tahun.
Selain lebih muda, Itauma belum terkalahkan dari 14 pertandingannya dengan hasil 12 menang KO dan 2 menang angka. Hrgovic memiliki rekor menang-kalah 20-1, 15 dengan KO.
Baca Juga
Advertisement
Dari data tersebut, pasar taruhan telah membawa Itauma ke atas sebagai favorit untuk mengalahkan Hrgovic.
Mengapa Itauma Favorit untuk Memenangkan Pertandingan?
Itauma menjadi begitu favorit karena berbagai pandangan.
Baca Juga
Advertisement
- Masih muda, 21 tahun.
- Belum terkalahkan, 14-0.
- Seorang kidal [southpaw], tangan kanan di depan dan tangan kiri di bagian belakang.
- Memiliki gerak kaki [foot work] enteng dan lincah.
- Memiliki pukulan samping [hook] dan pukulan angkat [upper cut] cepat dan sering mendarat di bagian rahang, dagu, dan rusuk lawan.
- Bertanding di hadapan publik sendiri, London.
Sebagai petinju kidal, Itauma memiliki kecepatan memukul di atas rata-rata kelas berat. Ia juga pandai mengatur jarak agar lawan tidak merangkul. Pandai mengatur jarak pukul yang tepat dan serangan tajam. Pengalaman tandingnya mungkin menjadi kelemahannya sendiri. Sementara, daya tahan tubuhnya terhadap serangan lawan belum teruji. Itauma lebih banyak bertanding dua atau lima lawan sudah lewat. Itauma belum pernah bertanding sampai 10 ronde.
Itauma memiliki penampilan luar biasa. Banyak yang bisa dilihat dari dirinya sebagai seorang petinju yang cerdas. Dia akan menjadi kelas berat yang dihormati.
Bagi penulis, tidak heran Itauma naik ring sebagai favorit. Dia memiliki begitu banyak peluang untuk mengisi gelar kelas berat IBF yang kosong, sejak ditinggal Oleksandr Usyk [Ukraina] beberapa bulan lalu.
Baca Juga
Advertisement
Hrgovic jelas underdog. Tetapi, tanah Inggris bukan pertama kali diinjaknya. Bisingnya penonton Inggris bukan sesuatu yang baru. Boleh dicatat, Hrgovic belum pernah kalah di Inggris. Tiga kali datang tiga kali menang.
- 12-08-2023: Hrgovic menang TKO pada ronde terakhir, atas Demsey McKean, yang berlangsung di The O21 Arena, London.
- 05-04-2025: Hrgovic menang mutlak [unanimous decision] sepuluh ronde melawan orang tangguh Joe Joyce, di Co-op Live, Menchester. Pada malam kemenangannya, Hrgovic merebut gelar WBO International kelas berat.
- 16-05-2026: Hrgovic menang TKO pada ronde ketiga atas David Allen di Eco Power Stadium, Doncaster. Hrgovic sukses mempertahankan gelar WBA Continental Gold dan merebut gelar kosong IBF Inter-Continental.
Tiga kali menang di tanah Inggris merupakan modal besar untuk menghadapi kidal Itauma. Hrgovic di usianya yang terus menua masih tetap berbahaya. Serangan kanannya, terutama long hook maupun straight, adalah senjata paling mematikan.
Wasit harus bisa tegas, mengingat pukulan Hrgovic sering mendarat di bagian belakang kepala lawan. Memukul tengkuk merupakan pelanggaran berat.
Baca Juga
Advertisement
Banyak orang menilai Hrgovic sudah menurun, terutama ketika ia harus menyerah pada ronde kedelapan saat berhadapan dengan “si dagu kaca” Daniel Dubois [Inggris], dalam kejuaraan dunia IBF interim gelar kosong di Kingdom Arena, Riyadh, Arab Saudi, 1 Juni 2024, dalam partai Deontay Wilder versus Zhilei Zhang.
Hrgovic TKO pada ronde 8 yang sudah berjalan 57 detik, atas rekomendasi dokter pertandingan. Dokter melihat luka di bagian mata Hrgovic tidak mungkin untuk meneruskan pertandingan. Harus dihentikan, demi keselamatan di masa mendatang.
Itauma memang tidak memiliki spesialisasi “jab”, seperti yang dilakukan Dubois hingga melukai mata Hrgovic. Tetapi, luka lama Hrgovic masih membekas. Luka itu sudah mengering. Namun, bukan tidak mungkin bermasalah lagi ketika serangan Itauma datang bertubi-tubi.
Baca Juga
Advertisement
Pertandingan Minggu pagi WIB bisa menghasilkan dua kemungkinan bagi Itauma. Pertama, berpeluang memenangkan pertandingan dengan cara intervensi wasit menghentikan pertandingan akibat serangan beruntun. Itauma sangat kharismatik melepaskan empat atau enam pukulan tanpa balas. Serangannya memiliki pengaruh kuat membuat lawan hiang keseimbangan tubuh.
Kemungkinan lain, Itauma memperoleh kemenangan melalui pertandingan berdarah. Bekas luka Hrgovic tetap menjadi pendorong datangnya masalah, jika lengah tidak menjaganya dengan tepat.
Sebagai underdog, Hrgovic memiliki peluag menghabisi Itauma di bawah lima ronde. Pertandingan ini tidak akan panjang, mengingat kedua petinju sama-sama cenderung menjual strategi in-fight sepanjang ronde. Saling tukar pukulan bisa membuat salah satu tumbang. Sementara keputusan angka atau bahkan seri tanpa pemenang bukan tidak mungkin. Dalam tinju pro, apa saja bisa terjadi.
Baca Juga
Advertisement
Non-M adalah Finon Manullang, penulis buku tinju dan promotor tinju di atas kapal tongkat satu-satunya yang sangat bersejarah di tepi Sungai Martapura, Kalimantan Selatan.