Rondeaktual.com – Santiago Tianguistenco, Negara Bagian Meksiko, memberikan penghormatan kepada salah satu juara terhebat dalam sejarah tinju, Salvador “Sal” Sanchez, pada peringatan 44 tahun kepergiannya.
Sanchez menjadi juara dunia WBC kelas bulu setelah menang TKO pada ronde 13 atas juara Danny Lopez [Amerika Serikat], yang berlangsung di Phoenix, Arizona, 2 Februari 1080.
Menurut buku Guinness Boxing Ian Morrison, Sanchez 10 kali memenangkan kejuaraan dunia WBC kelas bulu tanpa pernah kalah. Sanchez terakhir mempertahankan gelar dengan cara menghentikan perlawanan petinju legendaris asal Ghana, Azumah Nelson, pada ronde 15 di Madison Square garden, New York City, 21 Juli 1982. Tak sampai satu bulan, Sanchez meninggal dalam usia muda akibat kecelakaan mobil dalam perjalanan dari Queretaro menuju San Luis Potosi, 12 Agustus 1982. Sanchez lahir di Santiago Tianguistenco, Meksiko, 26 Januari 1959, meninggal dalam usia 23 tahun.
Baca Juga
Advertisement
Baca Juga
Advertisement
Rangkaian kegiatan peringatan dimulai dengan sebuah pertemuan khusus di Teatro Lupita, di kota kelahiran sang juara legendaris tersebut. Aadir Presiden WBC, Mauricio Sulaiman, Wali Kota Santiago Tianguistenco Erica Olea, serta anggota keluarga Salvador Sanchez—termasuk ibu, saudara-saudara, dan putranya—yang berbagi kenangan menyentuh tentang sang juara Meksiko yang dicintai serta warisannya yang abadi.
Sebagai bagian dari penghormatan tersebut, keluarga Sanchez menerima sabuk juara WBC khusus untuk mengenang sosok Salvador dan dampak abadi yang ia berikan pada dunia tinju. Kariernya yang luar biasa dan semangatnya yang menginspirasi terus memengaruhi generasi petinju di seluruh dunia.
Setelah pertemuan tersebut, anggota keluarga, sahabat, penggemar, dan pejabat setempat berkumpul untuk mengikuti misa demi mengenang sang juara. Rombongan kemudian mengunjungi tempat peristirahatan terakhirnya; di sana, sebuah upacara yang mengharukan berlangsung dengan iringan musik mariachi. Selama acara penghormatan, para hadirin menyampaikan kata-kata kekaguman dan kenangan, tidak hanya untuk menghormati sang petarung luar biasa, tetapi juga sosok pribadi yang meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang mengenalnya.
Baca Juga
Advertisement
Rangkaian acara ditutup dengan turnamen tinju amatir yang diadakan untuk mengenang Salvador Sanchez, memberikan kesempatan bagi para petinju muda untuk bertanding sekaligus memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh olahraga paling ikonik di Meksiko.
Empat puluh empat tahun setelah kepergiannya, warisan Salvador “Sal” Sanchez tetap kuat dan tak lekang oleh waktu. Namanya terus menjadi simbol kehebatan, disiplin, dan kebanggaan bagi Meksiko serta dunia tinju secara global. [World Boxing Council]
Baca Juga
Advertisement