Rondeaktual.com – Mantan petinju profesional Jakarta yang kembali ke Aceh untuk membangun tinju amatir, Hasan Boga menjelaskan, keberhasilan Cakra Donya Boxing Camp merebut empat medali adalah prestasi untuk Pertina Lhokseumawe.
“Sasana kami, Cakra Donya Boxing Camp, ikut mengharumkan nama besar Pertina Lhokseumawe,” kata Hasan Boga, saat memberikan keterangan kepada Rondeaktual.com.
Hasan Boga, pensiunan dari rumah sakit tertua dan terbesar di Jakarta, menjelaskan bahwa sasana tinju amatir yang ditanganinya berhasil merebut dua medali emas dan dua medali perak dari Kejuaraan Tinju Amatir Banda Boxing Combat. Pertandingan telah berlangsung di GOR KOMI Banda Aceh, dari 9 hingga 11 Juli 2026.
Baca Juga
Advertisement
“Saya dan teman-teman pengurus merasa senang, lantaran para petinju tampil gemilang untuk mengharumkan nama besar Kota Lhokseumawe,” kata pelatih Cakra Donya Lhokseumawe Boxing Camp, Hasan Boga.
Nama petinju yang bertanding adalah:
- Muhammad Irwansyah, merebut medali perak kelas bantam putra.
- Iqram, merebut medali perak kelas mengengah ringan putra.
- Agis, merebut medali emas kelas ringan putri.
- Lisa Salsabila, merebut medali emas kelas welter ringan putri.
Pelatih Hasan Boga bersama empat atlet tinju Cakra Donya Boxing Camp Lhokseumawe. Sukses merebut dua medali emas dan dua medali perak.
Baca Juga
Advertisement
Rusli dan Hasan Boga.
“Perolehan empat medali [dua medali emas dan dua medali perak] kami persembahkan kepada Wali Kota Lhokseumawe, Bapak Sayuti Abubakar, Bapak Mayor CZI Rusli, Bapak Fachri Adamy, Bapak Abdul Latief, dan para penggemar yang telah banyak berkontribusi kepada atlet tinju Cakra Donya Boxing Camp,” kata Hasan Boga, mantan juara tinju pro Jabodetabek. Hasan Boga juga salah satu anggota pengurus dari Keluarga Mantan Petinju Indonesia, yang berdiri di Bekasi, pada tahun 2017. *
Baca Juga
Advertisement