Rondeaktual.com – Pengurus Besar Tinju Indonesia [Perbati] Provinsi DKI Jakarta mengirim petinju untuk mengikuti Kejuaraan Terbuka di Nusa Tenggara Timur. Pertandingan akan dipusatkan di Flothia Court Kupang dan final di Otan Pulau Semau, Nusa Tenggara Timur. Kejuaraan bersifat terbuka, Lazarus Laiskodat Memorial II, dari tanggal 2 hingga 7 November.
Pengiriman petinju telah diketahui oleh Ketua Perbati Provinsi DKI Jakarta, Alando Silatang. Para petinju menjalani latihan di HS Boxing Camp Ciseeng, Parung, Jawa Barat. Sasana tersebut didirakan oleh mantan petinju kelas terbang tahun 80-an Hengky Silatang. Sementara, dua petinju berlatih di Jakarta Utara.
Saat ini, para petinju DKI sudah berada di Kupang. Tim ofisial mulai bersiap menuju Pertemuan Manajer, yang akan berlangsung di Eternal Lounge, Kelapa Lima, Kupang, Minggu, 1 November. Pertandingan buka tanggal 2 hingga final 7 November.
Baca Juga
Advertisement
Rizky Siantarman.
Amoragam Hamzah.
Daftar Rombongan Tinju DKI Jakarta
- Freezcho Cavarera, juara Kejurnas Perbati 2025, yang akan bertanding di kelas 50 kilogram.
- Rizky Siantarman [asal Kota Pematangsiantar], pemegang medali perak Kejurnas Perbati 2025, yang akan bertanding di kelas 55 kilogram.
- Joshua Lahindo, juara kelas 60 kilogram Kejurnas Perbati 2025 dan pemegang medali perunggu Kejuaraan Asia 2026.
- Gianlugi Kalaipupin, memiliki pengalaman tanding di arena PON, akan tampil di kelas 65 kilogram.
- Rasya Kapitan Bani, mewakili Alor Jaya Boxing Tanjung Priok.
- Mukminat Bani, petinju putri kelas bantam, mewakili Alor Jaya Boxing Tanjung Priok.
- Amoragam Hamzah, pelatih dari HS Boxing Ciseeng.
- Bram Bani, manajer dari Alor Boxing Tanjung Priok.
“Rombongan tinju DKI Jakarta berangkat tadi malam dan sudah tiba di Kupang,” kata pelatih HS Boxing, Husni Ray. “Saya tidak berangkat, sudah tua. Pelatih Amoragam yang ke sana untuk membimbing anak-anak,” tambah Husni Ray, pelatih senior dan mantan penantang juara dunia WBO kelas terbang mini, asal Cibitung City, Jawa Barat. Di masa mudanya, Husni Ray [mengambil nama petinju legendaris Sugar Ray Leonard] adalah petinju pro kelas terbang mini. Husni Ray dijuluki “Raja 47”, yaitu berat badan petinju kelas terbang mini.
Baca Juga
Advertisement