Rondeaktual.com – Ben Whittaker [Inggris, 13-0-1, 9 KO] gagal mencapai janji kemenangan KO. Whittaker hanya bisa menang angka setelah mendominasi pertandingan 12 ronde untuk mengalahkan Conor Walace [Irlandia Utara, 17-2, 12 KO]. Whittaker tetap tampil dengan gaya pamer (showboating), yang merupakan khasnya. Ini adalah pertandingan eliminator terakhir, yang mendorong pemenangnya menjadi penantang wajib [mandatory challenger] bagi juara dunia IBF kelas berat ringan Dmitry Bivol [Rusia]. Pertandingan berlangsung di Utilita Arena, Birmingham, West Midlans, Inggris Raya, Sabtu malam, 3 Oktober 2026, atau Minggu pagi WIB.
Akhir pertandingan mengantar Whittaker menang secara mutlak [unanimous decision]; [117-111, 116-112, 115-113. Whittaker yang terus memamerkan gaya bertinju yang lucu, jelas mendominasi sembilan ronde pertama. Wallace bangkit dari ketinggalannya dan mengguncang Whittaker, 29 tahun. Wallace, 30 tahun, melancarkan serangan dramatis dan hampir saja menang TKO.
Wallace kalah angka mutlak. Tetapi, ia tidak terima dan menuntut segera rematch. Ia merasa bisa menghentikan perjalanan Whittaker. Seharusnya menang TKO.
Baca Juga
Advertisement
Promotor Eddie Hearn menyambut baik kemungkinan pertandingan ulang. “Kami tahu Ben berada dalam posisi untuk melawan pemenang Bivol-Smith, tetapi kemungkinan besar itu baru akan terjadi musim panas mendatang, jadi dia perlu bertarung.”
Conor Wallace.
Ben Whittaker.
Baca Juga
Advertisement
Komentar Ben Whittaker
“Itu terlalu mudah dan sedikit lengah. Dia berhasil mengenai saya dengan pukulan yang bagus, tapi itulah tinju,” kata Whittaker.
“Ketika permainannya mulai terlalu mudah, saya jadi terlalu banyak bermain dan melakukan tingkah konyol.”
“Jika dia ingin bertanding lagi dan kembali dihajar, silakan. Jika tidak, kita akan melanjutkan,” jawab Whittaker.
Baca Juga
Advertisement
Harus diterima, meskipun berasal dari West Bromwich yang berdekatan, Whittaker disambut dengan cemoohan dari sekitar 5.000 penggemar di dalam arena.
Pertarungan menjadi semakin seru di ronde ketiga saat Whittaker sempat membuat Wallace terhuyung dengan pukulan yang mengenai dahinya.
Para pendukung Wallace yang datang dari jauh bersorak, namun suara mereka tenggelam oleh suara klakson udara yang diselundupkan ke arena saat Whittaker menemukan ritmenya. [Sumber BBC Sports, foto dok/tangkapan layar]
Baca Juga
Advertisement