Rondeaktual.com – Di tengah situasi yang kian tegang akibat perang, tokoh tinju Arab Saudi yang sangat fenomel Turki Alalshikh mengumumkan bahwa pertandingan Saul “Canelo” Alvarez [Meksiko] dengan Christian Mbilli [Kamerun] akan berlangsung pada malam Halloween di The Venue di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu malam, 31 Oktober 2026.
Laga “Mexico vs The World” akan tetap berlangsung di Riyadh. Pengumuman ini muncul di tengah kekhawatiran terkait serangan pesawat nirawak (drone) Iran terhadap negara kaya minyak tersebut.
Baca Juga
Advertisement
Canelo-Mbilli akan disiarkan secara langsung melalui DAZN PPV. Pada pertandingan nanti, Mbilli berada di dalam ring sebagai juara dunia WBC kelas menengah super, 76.204 kilogram. Mbilli awalnya merebut gelar WBC interim melalui KO yang sangat dramatis hanya dalam satu ronde [2 menit dan 28 detik] atas petinju tangguh Polandia, Maciej Sulecki, di Videotron Centre, Quebec City, Kanada, 27 Juni 2025.
Mbilli, 36 tahun, rekor 29-0-1, 24 KO, sekali mempertahankan gelar WBC interim melalui keputusan berbau kontroversial split draw 10 ronde melawan Lester Martinez dari Guatemala, di Allegiant Stadium, Paradise, Nevada, Amerika Serikat, 13 September 2025, dalam partai tambahan kejuaraan dunia kelas menengah super empat sabuk [WBA Super, WBC, IBF, WBO], yang secara luar biasa dimenangkan Terence Crawford [Amerika Serikat] atas juara bertahan Canelo.
Ketika Crawford memilih mengundurkan diri, WBC mendorong Mbilli dari juara interim menjadi juara WBC penuh, menggantikan Crawford.
Baca Juga
Advertisement
Bagi Canelo, 36 tahun, rekor 63-3-2, 39 KO, pertandingan melawan Mbilli adalah yang pertama sejak ia kehilangan gelar di tangan Crawford. Kali ini dia harus berada di dalam ring sebagai penantang.
Sekarang muncul masalah. Canelo dan Mbilli dikabarkan belum secara resmi terdaftar dalam program tes doping standar Olimpiade.
Menurut Fight Sports, dua pejabat yang mengetahui kesepakatan kedua petinju dengan Voluntary Anti-Doping Association (VADA)—organisasi yang berbasis di Nevada—mengonfirmasi bahwa Mbilli dan Canelo Alvarez harus tunduk pada protokol tes VADA yang lebih ketat, sebagaimana yang berlaku untuk pertarungan perebutan gelar. Sementara, partai tambahan, siapa lawan siapa, sampai sekarang belum diumumkan.
Baca Juga
Advertisement
Diketahui bahwa Mbilli dan Canelo telah menandatangani komitmen untuk mengikuti Clean Boxing Program milik WBC. Tetapi pihak penyelenggara yang berbasis di Arab Saudi, Sela, belum menginstruksikan VADA untuk memulai peningkatan prosedur tes. VADA belum dihubungi atau dibayar untuk tugas pengujian doping. Padahal, pertandingan tinggal satu bulan lagi dari sekarang. [Foto tangkapan layar]