Rondeaktual.com – Federasi Tinju Internasional [IBF] menerima surat dari juara kelas berat IBF/WBA/WBC Oleksandr Usyk. Isi surat meminta agar IBF mengizinkan Usyk untuk bertanding melawan Rico Verhoeven di Giza, Mesir, 23 Mei 2026.
Surat itu tanggal 16 April 2026. IBF menerima surat dari John Hornewer atas nama Juara Kelas Berat Bersatu IBF/WBA/WBC Oleksandr Usyk yang meminta agar IBF mengizinkan Usyk menghadapi Verhoeven. Pertandingan di Mesir hanya menandingkan gelar WBC milik Usyk.
Berdasarkan Peraturan IBF 5.H., “Kontes tanpa izin adalah pertarungan yang sanksinya belum disetujui secara resmi oleh IBF atau yang sanksinya telah ditarik secara resmi. Jika seorang juara berpartisipasi dalam kontes tanpa izin dalam batas berat yang ditentukan, gelar akan dinyatakan kosong, baik sang juara menang atau kalah dalam pertandingan tersebut.”
Baca Juga
Advertisement
Dewan Tinju Dunia (WBC) telah menyetujui pertarungan Usyk-Verhoeven dan mengindikasikan bahwa mereka akan memberlakukan pertarungan wajibnya berikutnya. Berdasarkan sistem rotasi, pertandingan wajib Asosiasi Tinju Dunia (WBA) akan mengikuti pertandingan wajib WBC. Oleh karena itu, IBF menetapkan bahwa tidak ada petinju yang terpengaruh, karena IBF mengakui sistem rotasi antara IBF, WBA, WBC, dan WBO.
Pada tanggal 29 April 2026, Dewan Direksi IBF mengadakan pertemuan melalui konferensi video dan memutuskan bahwa permohonan pengecualian Usyk harus dikabulkan, dengan ketentuan sebagai berikut:
- Jika Usyk kalah pada 23 Mei 2026, gelar kelas berat IBF dinyatakan kosong
- Jika Usyk menang pada 23 Mei 2026, IBF akan mengakui posisi WBC dalam rotasi tersebut dan memerintahkan pertandingan wajib IBF selama seratus delapan puluh (180) hari setelahnya.
- Jika WBA memberikan izin khusus, IBF akan mengakui posisi WBA dalam hal tersebut rotasi dan memerintahkan pertandingan wajib IBF selama seratus delapan puluh (180) hari setelahnya.
- IBF berhak mengubah tanggal wajib jika terjadi penundaan yang signifikan dalam rotasi. *
Baca Juga
Advertisement