Paulus Noor Mulia Menulis: Kabayel Terlalu Kuat untuk Knyba

PAULUS NOOR MULIA MENULIS OK

Rondeaktual.com – Juara WBC interim kelas berat asal Jerman, Agit Kabayel, menurut saya, terlalu kuat untuk dihadapi penantang asal Polandia, Damian Knyba. Laga berlangsung di Rudolf Weber Arena, Jerman, Sabtu malam, 10 Januari 2026.

Kabayel tampil luar biasa dan berhasil mengeksekusi dengan TKO “raksasa” Polandia, Knyba di ronde ketiga.

Kemenangan menambah rekor Kabayel menjadi 27-0-0, 19 KO. Rekor Knyba ternoda menjadi 17-1-1, 11 KO.

Advertisement

Tidak diperoleh keterangan berapa honor yang diterima oleh kedua petinju. Namun, menurut pengamatan saya, promotor Frank Warren dari Queensberry, Inggris, mengeruk untung besar. Karena tiket terjual habis. Pada dasarnya mania tinju di Jerman, haus pertandingan tinju besar. Apalagi yang bertanding petinju tuan rumah, Kabayel, seorang pemegang sabuk juara WBC interim kelas berat, yang kini tengah naik daun. Seolah penonton tidak peduli siapa penantang Kabayel, terpenting mereka dapat menyaksikan keperkasaan sang jawara dunia menghancurkan lawan.

Saat menandatangani kontrak, Knyba belum tercantum di peringkat 15 besar WBC, sebagai syarat menantang juara dunia WBC.

Itulah hebatnya Warren berbisnis. Memilih lawan cukup keras untuk Kabayel. Knyba merupakan lawan Kabayel cukup menghibur penonton. Kalau dipilih lawan terlalu empuk, dan Kabayel menang KO di ronde pertama, penonton kecewa dan dipastikan tidak mau menonton lagi. Promotor akan rugi. Sedangkan kalau Kabayel dipilihkan lawan yang terlalu kuat, kemudian Kabayel malah KO, maka penonton akan kecewa plus uring-uringan, mengecam promotor salah memilih lawan. Dampaknya promotor tidak dipercaya lagi dan dijamin tidak laku dagangannya. Kerja sama dengan televisi bayar per tayang [pay per view] akan berakhir.

Advertisement

Pertandingan yang direncanakan 12 ronde, menurut saya, berlangsung keras dan menarik, menghibur ribuan penonton yang membanjiri gedung.

Knyba, sebagaimana sudah saya prediksi, akan langsung tancap gas melepaskan jab-jab kerasnya. Begitu bel ronde pertama berdentang, Knyba langsung melontarkan jab-jab kerasnya, ditambah hook kanan keras menghajar Kabayel.

Bukan itu saja, jab dan upper cut keras Knyba juga menghantam muka Kabayel. Namun, Kabayel merangsek dengan menghamburkan hook kiri-kanan keras ke rusuk Knyba.

Advertisement

Duel semakin seru saat Knyba lagi-lagi melontarkan jab kerasnya sebanyak empat kali untuk meredam kebrutalan Kabayel. Saat Knyba terdesak, dia melakukan clinch. Penonton bergemuruh, menyambut barter pukulan kedua algojo kelas berat beda postur.

Di ronde kedua, Kabayel mencoba melakukan serangan yang lebih intensif dengan menghamburkan hook kiri-kanan dan upper cut keras ke arah rusuk dan kepala. Knyba bertarung habis-habisan memberikan perlawanan hebat.

Di ronde ketiga, Knyba di menit pertama banyak melepaskan jab-jab dengan sekuat tenaga dan ini cukup efektif untuk menghalangi gempuran Kabayel yang makin menggila. Pukulan balasan Kabayel berupa straight kanan keras menghantam telak kepala Knyba dan menggoyahkan pertahanan hingga berantakan. Serangan berikut berupa hook kiri-kanan keras mematikan menghajar rusuk dan pelipis kiri Knyba, mengucurkan darah segar.

Advertisement

Penonton kian bergemuruh mendukung Kabayel agar segera menghabisi lawannya dengan KO. Lagi-lagi straight kanan Kabayel membentur muka Knyba hingga terpental ke belakang. Kabayel langsung memburu lawan yang mencoba clinch. Sebanyak dua kali upper cut kanan keras Kabayel menghujam muka Knyba membuatnya mabuk pukulan dan mencoba clinch menghindari serangan ganas Kabayel.

Apes bagi Knyba saat dia mencoba menghindar, justru dia terkena dua kali hook kanan keras Kabayel membuat Knyba sempoyongan.

Menyaksikan Knyba yang kewalahan, wasit Mark Lyson langsung mengibaskan kedua tangan, menghentikan pembantaian untuk memberikan kemenangan TKO Kabayel.

Advertisement

Knyba “raksasa” Polandia yang naik ring dengan tinggi 201 sentimeter dan berat 117.9 kilogram [bandingkan dengan Kabayel 191 sentimeter dan 109.3 kilogram] merasa masih kuat, tampak protes kepada wasit kenapa dihentikan. Namun keputusan wasit tidak dapat diganggu gugat. Kalaupun duel tidak dihentikan, sangat berbahaya bagi Knyba.

Menurut pandangan saya, selaras dengan penilaian wasit, Knyba memang tidak roboh. Namun dua kali hook kanan keras Kabayel yang menghajar kepala Knyba dan memuncratnya darah segar pelipis kirinya, sudah pasti membuat Knyba mabuk pukulan. Sangat berbahaya jika duel diteruskan. Bila dilanjutkan dengan kombinasi pukulan dahsyat Kabayel, dampak seriusnya Knyba bisa KO gegar otak dan bisa berujung kematian.

Jangan lupa, wasit pilihan dari WBC memang sangat jeli memimin pertandingan, yang menguatamakan keselamatan petinju, itu yang terutama. Tinju memang bisnis. Boleh hancur-hancuran di atas ring, namun wasit harus menomorsatukan keselamatan petinju. Bravo WBC.

Advertisement

Paulus Noor Mulia, pengamat tinju domisili Semarang, Jawa Tengah.