Rondeaktual.com – Benjamin Johnson adalah seorang petinju amatir yang meninggal saat mencoba menyelamatkan temannya, dan bocah yang terjebak. Diduga alat pemadam kebakaran disimpan di ruangan terkunci. Pintu darurat juga terkunci.
Kebakaran fatal terjadi di sebuah bar di resor ski bergengsi pada malam Tahun Baru. Pihak penyelidik Swiss mengatakan telah mengidentifikasi 40 korban, lebih dari setengahnya berusia 18 tahun atau kurang.
Kebakaran, yang diyakini disebabkan oleh para pelayan yang melambaikan botol sampanye yang disumbat dengan kembang api di dekat langit-langit, menyebar di bar Le Constellation di Crans-Montana pada pukul 1.30 pagi tanggal 1 Januari.
Baca Juga
Advertisement
Para penyelidik meyakini bahwa api kemudian dengan cepat berkembang menjadi “flashover”, kemungkinan besar membakar sebagian besar tempat tersebut dalam hitungan detik dan membuat upaya melarikan diri hampir mustahil, menurut Daily Mail.
Ketika kebakaran besar terjadi di sebuah resor ski di Pegunungan Alpen Swiss, pada Malam Tahun Baru, Benjamin Johnson mencoba menyelamatkan temannya. Johnson dikenang sebagai seorang petinju amatir dari Swiss.
Johnson lahir pada tahun 2008, menurut The New York Times. Dia adalah anggota Lausanne Club of Boxing, menurut Amir Orfia, presiden Swiss Boxing.
Baca Juga
Advertisement
“Di saat-saat yang menyakitkan ini, SwissBoxing menyampaikan belasungkawa yang terdalam kepada keluarga, orang-orang terkasih, dan klubnya.”
Sebanyak 40 orang yang tewas berasal negara berbeda; Swiss, Prancis, Italia, Inggris, Israel, Uni Emirat Arab, Rumania, Purtugal, dan Turki. Beberapa di antaranya sudah sulit dikenali, dan hanya dapat diidentifikasi melalui analisis DNA.
Pemilik Le Constellation asal Prancis, Jacques dan Jessica Moretti, sedang diselidiki. *
Baca Juga
Advertisement