Rondeaktual.com – Siapa sebenarnya raja kelas menengah super WBC?
Sampai hari ini, Sabtu, 31 Oktober 2026, raja kelas menengah super WBC adalah Christian Mbilli, karena dia adalah juaranya, bukan Saul “Canelo” Alvarez.
Mampukah Mbilli mempertahankan statusnya? Atau, Canelo kembali merebut era emasnya sebagai raja kelas menengah super WBC? Penggemar harus menunggu hingga pertandingan Mbilli-Canelo tuntas pada Minggu pagi WIB, yang dijadwalkan dalam aturan 12 ronde durasi 3 menit.
Baca Juga
Advertisement
Sampai coretan terakhir ini disusun, pasar taruhan menempatkan Canelo sebagai favorit untuk memenangkan pertandingan. Mbilli adalah juara yang tidak diperhitungkan [underdog].
Pertanyaannya, mengapa Canelo favorit dan mengapa Mbilli underdog?
Canelo menjadi favorit kerena pengalaman tandingnya yang luar biasa. Bukan hanya “sampai lupa” menghitung berapa kali Canelo bertanding untuk kejuaraan dunia, tetapi kesadarannya yang begitu kuat untuk kembali juara. Canelo telah mengakui kesalahannya ketika Terence Crawford datang melucuti semua gelar juara dunianya. Canelo tidak mau mengulangi kesalahan. Itu janjinya.
Baca Juga
Advertisement
Mbilli ditempatkan sebagai underdog karena pengalaman tandingnya baru dua kali kejuaraan dunia WBC interim. Mbilli memukul KO hanya dalam satu ronde petinju Polandia, Maciej Sulecki untuk menjadi juara WBC interim kelas menengah super, di Videotron Centre, Quebec City, Kanada, 27 Juni 2025. Mbilli mempertahankan gelar WBC interim kelas menengah super melalui hasil imbang tanpa pemenang sepuluh ronde melawan petinju Guatemala, Lester Matinez, di Allegiant Stadium, 13 September 2025, yang beberapa jam kemudian di atas ring yang sama, underdog Terence Crawford mengalahkan favorit Canelo.
Seorang underdog, apalagi seperti Mbilli yang cenderung menyerang habis-habisan [in fight] dengan pukulan cepat dan sangat dahsyat, mungkin saja dapat mematahkan ambisi Canelo.
Dalam tinju, istilah “favorit” dan “underdog” menjadi rekomendasi penting untuk menentukan pilihan. Tetapi bukan berarti seorang underdog tidak berguna. Tergantung tangan mendarat cepat telak di bagian rahang atau dagu.
Baca Juga
Advertisement
Sampai Lupa Menghitung Kejuaraan Dunia Canelo
Tadi sudah disebut bahwa Mbilli baru dua kali bertanding untuk kejuaraan dunia WBC interim. Sementara, Canelo sudah tidak terhitung berapa kali menjalani kejuaraan dunia.
Baca Juga
Advertisement
Supaya tidak dusta dalam menyampaikan informasi, penulis harus membuka ulang dokumentasi kejuaraan dunia Canelo, kemudian mencocokkannya ke data yang dikeluarkan oleh BoxRec.
Ternyata, Canelo sudah 28 kali menjalani pertandingan kejuaraan dunia. Ini bukan saja pengalaman yang begitu panjang, tetapi telah bertanding dengan sejumlah petinju hebat. Berikut datanya.
- Kalah angka melawan Terence Crawford. Canelo kehilangan empat sabuk juara dunia kelas menengah super.
- Menang angka atas Edgar Berlanga. Canelo mempertahankan gelar WBA Super, WBC, WBO, kelas menengah super.
- Menang angka atas Jaime Munguia. Canelo mempertahankan gelar WBA Super, WBC, IBF, WBO, kelas menengah super.
- Menang angka atas Jermall Charlo. Canelo mempertahankan gelar WBA Super, WBC, IBF, WBO, kelas menengah super.
- Menang angka dua kali atas Gennadiy Golovkin dan sekali seri.
- Kalah angka melawan Dmitry Bivol. Canelo gagal menjadi juara dunia kelas berat ringan.
- Menang TKO-11 atas juara IBF Caleb Plant. Canelo menggabungkan empat sabuk juara dunia atau menjadi juara undisputed.
- Menang KO-11 atas Sergey Kovalev. Canelo merebut gelar dunia WBO kelas berat ringan.
- Menang KO-6 atas Amir Khan. Canelo mempertahankan gelar WBC kelas menengah.
- Menang angka atas Miguel Cotto. Canelo merebut gelar dunia WBC kelas menengah yang sedang kosong.
- Kalah angka melawan Floyd Mayweather. Canelo kehilangan gelar WBC kelas menengah yunior.
- Menang angka atas Shane Mosley. Canelo mempertahankan gelar WBC kelas menengah yunior.
- Menang angka atas Mattew Hatton. Di sinilah Canelo pertama kali menjadi juara dunia dengan merebut gelar kosong WBC kelas menengah yunior di Honda Center, Anaheim, California, Amerika Serikat, tanggal 5 Maret 2011.
Hampir sepanjang 14 tahun Canelo menjadi juara dunia. Ini salah satu yang membuatnya sangat favorit untuk memenangkan pertandingan Minggu pagi WIB. Semoga Mbilli mampu mempertahankan dominasi kelas menengah super, sekaligus membawa pulang kebesaran olahraga ini bagi negaranya, Kamerun, yang mendunia karena sepak bola. [Finon Manullang, gambar tangkapan layar]
Baca Juga
Advertisement