Delton Smith Menang Kontroversial, Berikutnya Shakur Stevenson

SMITH WBC BELT 1
Juara dunia WBC kelas welter yunior asal Inggris, Delton Smith, saat menjalani konferensi pers terakhir menjelang mandatory fight melawan Alberto Puello. Smith belum terkalahkan; 20-0, 14 KO.

Rondeaktual.com – Juara dunia WBC kelas welter yunior [super lightweight] Delton Smith [Inggris] sukses pertama mempertahankan gelar setelah memperoleh kemenangan tidak mutlak [split decision], yang dianggap berbau kontroversial. Berlangsung selama dua belas ronde melawan mantan juara dunia dua kali kidal Alberto Puello [Republik Dominika] di Sheffield, Inggris, Sabtu, 24 Oktober 2026, atau Minggu pagi WIB.

Nilai Hakim

Kieran McCann dari Inggris, 115-113, untuk Smith.

Jon Llona dari Spanyol, 115-113 untuk Smith.

Ray Danseco dari Filipina, 116-112 untuk Puello.

“Kami tahu ini bukan sekadar pertunjukan, dia akan menjadi lawan yang sulit, tetapi seorang juara harus melakukan apa yang harus dia lakukan,” komentar Smith setelah pertandingan, dikutip BBC Sports. “Mereka adalah yang terbaik di dunia dan saya membuktikan mengapa saya nomor satu sekarang.”

Advertisement

Smith, 29 tahun, tetap belum terkalahkan; 20-0, [14 melalui KO]. Puello, 32 tahun, yang dijuluki La Avispa atau Tawon, turun menjadi menang-kalah 25-2 [11 melalui KO].

Setelah penantang wajibnya tersingkir, Smith tetap menjaga mimpinya untuk menjadi petinju utama di Stadion Hillsborough milik Sheffield Wednesday dan akan menargetkan beberapa nama besar di dunia tinju, termasuk petinju Amerika yang tak terkalahkan, kidal Shakur Stevenson, pemegang sabuk juara dunia WBO kelas welter yunior. Nama lain masih ada juara WBA Gary Russell asal Amerika, juara WBC interim Isaac Cruz asal Meksiko.

“Saya sangat menghormati Shakur. Dia petinju yang hebat,” kata Smith. “Tapi ini mengingatkan saya pada masa-masa Ricky Hatton dan Mayweather. Kita bisa membangun sesuatu yang bagus.”

Advertisement

Menurut promotor Eddie Hearn dari Matchroom Boxing, Smith adalah sosok yang akan meninggalkan warisan. “Saya tahu bahwa uang memainkan peran besar dalam tinju, dan kami ingin memastikan bahwa orang ini menjalani kehidupan yang indah. Smith adalah petinju sejati. Dia menginginkan sabuk juara, warisan, dan membuat kotanya bangga.” [Gambar tangkapan layar]