Mungkinkah Carlo Paalam Kembali ke Filipina dengan Medali Emas?

AG PAALAM VS MERAH
Carlo Paalam, 28 tahun, adalah kidal Filipino, yang merupakan pemegang medali perak Olimpiade Tokyo dan dua kali merebut medali emas SEA Games. Paalam akan menghadapi petinju Jepang, Rui Yamaguchi, dalam final kelas bantam Asian Games XX di Nishio Gymnasium, hari ini, Jumat, 2 Oktober 2026. [Tangkapan layar]

Rondeaktual.com – Memang betul, tidak ada petinju Indonesia yang bertanding pada final Asian Games XX di Nishio Gymnasium di Kota Nishio, Prefektur Aichi, Jepang, hari ini, Jumat, 2 Oktober 2026.

Lima petinju Indonesia –Nabila Maharani, Huswatun Hasanah, Jill Mandagie, Asriudin Tapalaola, dan Maikhel Muskita—tidak ada yang berhasil menembus partai semifinal. Semua tersingkir pada pertandingan pertamanya, kecuali Muskita sempat sekali menang.

Final tinju AG XX tetap menarik untuk diikuti. Tidak bagus kalau momen ini sampai terlewatkan. Mari diikuti dengan rasa bangga.

Advertisement

Di sana, bintang tinju amatir Filipina, kidal Carlo Paalam akan bertanding tiga ronde durasi 3 menit melawan petinju tuan rumah Jepang, Rui Yamaguchi. Ini menjadi final kelas bantam putra. Paalam yang namanya cukup favorit bagi pecinta tinju amatir di Indonesia, akan bertanding dari sudut merah.

Bukan jalan mudah bagi Paalam untuk membawa pulang medali emas kelas bantam. Ia harus berhadapan dengan petinju tuan rumah yang telah melewati berbagai rintangan di pertandingan sebelumnya.

Paalam memiliki pengalaman besar sebagai pemegang medali emas SEA Games dan perjalanan terbaik ketika ia merebut medali perak kelas terbang Olimpiade Tokyo 2020 [dilaksanakan tahun 2021 akibat COVID-19 berkepanjangan]. Dalam final Olimpiade Tokyo, Paalam kalah melawan petinju Britania Raya, Galal Yafai.

Advertisement

Petinju tuan rumah Rui Yamaguchi sangat diharapkan mampu mematahkan langkah Paalam. Yamaguchi akan bertanding habis-habisan di Aichi-Nagoya. Ia menembus pertandingan final kelas bantam setelah menang 5-0 atas petinju Mongolia, Kharkhuu Bilguunsaikhan.

Filipina dan Jepang sama-sama menempatkan satu petinju di final. Paalam dan Yamaguchi akan saling membuktikan siapa yang pantas membawa pulang medali emas.

AG TIONGKOK

Advertisement

4 Petinju Tiongkok Bertanding di Final AG XX

Final hari ini menampilkan tiga petinju wanita Tiongkok dan satu pria. Tiongkok satu-satunya paling banyak bertanding di final. Tiongkok memang dikenal hebat dalam tinju wanita, karena telah memenangkan medali emas Olimpiade Paris 2024.

Yu Wu, pemegang medali emas kelas 50 kilogram Olimpiade Paris 2024, hari ini ditantangan petinju Vietnam, Thi Tam Nguyen, dalam final kelas terbang putri.

  • Kelas terbang putri: Yu Wu [Tiongkok] menghadapi Thi Tam Nguyen [Vietnam].
  • Kelas ringan putri: Yu-ting Lin [Tionghoa Taipei] menghadapi Chengyu Yang [Tiongkok].
  • Kelas menengah putri: Ziyi Bao [Tiongkok] menghadapi Lovlina Borgohain [India].
  • Kelas berat putra: Turabek Khabibullaev [Kazakstan] menghadapi Xuezhen Han [Tiongkok].

Thailand versus Korea Utara

Pada pertandingan malam [mulai pukul 17.30 waktu setempat], kelas bantam putri, Thailand dan Korea Utara sama-sama memiliki kesempatan untuk merebut satu medali emas. Natnicha Chongprongklang [Thailand] menghadapi Chol Mi Pang [Korea Utara].

Advertisement

Natnicha Jongprongklang sukses mengalahkan petinju tangguh Uzbekistahn, Nigina Uktamova. Kemudian mengalahkan petinju Jepang, dan hari ini adalah yang sangat menentukan akan masa depan karier tinju amatirnya. Selama ini Jongprongklang telah meraih sejumlah prestasi internasional.

Chol Mi Pang merupakan petinju terbaik Korea Utara dan memiliki peluang besar untuk menyumbang medali emas bagi negaranya. Secara gemilang Mi Pang merebut medali perunggu kelas bantam putri Olimpiade Paris 2024. Dalam semifinal, Mi Pang kalah melawan Chang Yuan [Tiongkok], yang akhirnya merebut merebut medali emas. Keberhasilan Mi Pang merbut medali perunggu Olimpiade Paris menempatkan namanya menjadi wanita Korea Utama pertama yang memenangkan medali Olimpiade cabor tinju.

Siapa yang akan memenangkan medali emas di 11 kelas yang dipertandingan hari ini? Kita tunggu saja. [Finon Manullang, foto tangkapan layar]

Advertisement