Rondeaktual.com – Teofimo Lopez, 29 tahun, diprediksi bisa mengalahkan juara dunia WBA kelas welter Rolando Romero. Hasilnya, Lopez menang melalui majority decision; 116-112, 115-113, dan 114-114. Rekor Lopez naik menjadi menang-kalah 23-2 [13 melalui KO]. Rekor Romero turun menjadi 17-3 [13 melalui KO].
Lopez, mantan juara tinju amatir, mengalahkan Romero sekaligus mengantarnya menjadi juara dunia yang baru kelas welter WBA, yang berlangsung di T-Mobile Arena, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Sabtu malam, 22 Agustus 2026.
“Jika Anda kalah lalu bangkit kembali, Anda adalah seorang pemenang,” ujar Lopez di dalam ring, setelah mengalahkan Romero. Tidak mudah untuk mengalahkan Romero. “Saya berhasil mengatasi masa-masa yang sulit, dengan cara banyak bergerak.” Sepanjang pertandingan 12 ronde, Lopez paling banyak melepaskan jab, yang menjadi salah satu kunci keberhasilannya menaklukkan Romero.
Baca Juga
Advertisement
Lopez dijuluki “The Takeover”, adalah kelahiran Brooklyn New York, 30 Juli 1997. Dia dikenal sebagai petinju amatir yang bagus dan pemegang medali emas kelas ringan Golden Glove pada tahun 2015 di Las Vegas. Setahun kemudian, Lopez melepas jubah amatir dan menjalani debut pro dengan KO pada ronde kedua atas Ishwar Siqueiros di Thomas & Mack Center, Las Vegas, pada November 2016.
Lopez Juara Dunia 3 Kelas
Karier pronya terus melejit sampai akhirnya menjadi juara dunia di kelas ringan, kelas welter yunior, dan sekarang kelas welter.
Baca Juga
Advertisement
- Juara dunia kelas ringan – Lopez menang TKO pada ronde kedua atas Richard Commey dan menjadi juara dunia IBF kelas ringan, di Madison Square Garden, New York City, New York, 14 Desember 2019.
- Juara dunia kelas welter yunior – Lopez menang angka melalui pertandingan 12 ronde melawan Josh Taylor untuk menjadi juara dunia WBO kelas welter yunior, yang terjadi di Hulu Theater at Madison Square Garden, New York City, New York, pada 10 Juni 2023.
- Juara dunia kelas welter – Lopez merebut gelar juara dunia WBA kelas welter melalui majority decision dua belas ronde melawan juara Rolando Romero di Las Vegas, 22 Agustus 2026.
2 Kekalahan Lopez
Tidak selamanya Lopez lacar dalam menutup pertandingan. Selama karier pro, Lopez pernah dua kali kalah, yang datang dari George Kambosos Jr dan Shakur Stevenson.
- Kalah melawan Kambosos Jr – Lopez menderita kekalahan split dua belas ronde melawan George Kambosos Jr [Australia], yang berlangsung di Hulu Theater at Madison Square Garden, New York City, New York, 27 November 2021. Lopez kehilangan gelar WBA Super, IBF, dan WBC, kelas ringan.
- Kalah berdarah melawan Stevenson – Lopez menjalani pertandingan berdarah-darah selama dua belas ronde dan kalah unanimous decision melawan petinju kidal Shakur Stevenson di Madison Square Garden, New York City, New York,, 31 Januari 2016. Lopez kehilangan gelar WBO kelas welter.
Terbuka Menghadapi Ryan Garcia
Setelah menjadi juara dunia WBA kelas welter, Teofimo “The Takeover” Lopez membuka peluang untuk berhadapan dengan juara dunia WBC kelas welter Ryan Garcia. Sebetulnya bukan Garcia saja yang mungkin menjadi lawan berikutnya. Ada beberapa juara dunia lainnya, seperti: WBA Reguler Jack Catterall, Juara WBC Ryan Garcia, Juara IBF Liam, Juara WBO: Devin Haney. Tinggal memilih. [Finon Manullang, foto tangkapan layar]
Baca Juga
Advertisement